Rabu, 20 November 2019 06:36

Iwan Hanya Butuh 15 Detik untuk Habisi Nyawa Tumin, Doakan Arwah Korban Diterima di Sisi Tuhan

Minggu, 13 Oktober 2019 16:20 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Iwan Hanya Butuh 15 Detik untuk Habisi Nyawa Tumin, Doakan Arwah Korban Diterima di Sisi Tuhan
Warga sekitar berkerumun di SPBU Jambearum untuk menyaksikan kasus pembunuhan yang terjadi Rabu (9/10) pagi.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di depan ruang tamu SPBU Jambearum, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Rabu (9/10/2019) lalu, berlanjut pada proses penyidikan. Terungkap dalam rekam CCTV yang berada di ruangan, tersangka Iwan Pramono (sebelumnya ditulis sebagai Iwan) hanya membutuhkan waktu antara 10 sampai 15 detik saat menyabetkan senjata tajam (sajam) sebilah parang untuk menghabisi nyawa Tumin (55), waker SPBU tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengacara tersangka, Fakih Imam Kurnain saat mendampingi Iwan di Mapolres Jember.

"Dari hasil koordinasi kami selaku penasehat hukum dengan penyidik, kita ikut dalam pemeriksaannya. Termasuk mencocokkan alat bukti, di antaranya adalah rekaman CCTV. Di sana terlihat, aksi pembunuhan berlangsung cukup singkat, antara 10-15 detik," ujar Fakih saat dikonfirmasi wartawan, Ahad (13/10/2019)

Aksi pemuda 30 tahun ini dalam membunuh Tumin, menghebohkan masyarakat luas. Pasalnya, usai peristiwa pembunuhan pada Rabu (09/10/2019) kemarin, sekitar pukul 03:00 WIB, Iwan mengumumkan sendiri aksinya itu kepada masyarakat.

Melalui pengeras suara masjid, Iwan menyampaikan bahwa Tumin telah meninggal dan Iwan mengakui sebagai pembunuhnya. Bahkan sebelum menyampaikan pengumuman menghebohkan itu, Iwan juga terlebih dahulu mengumandangkan adzan subuh dan salawat yang biasa dibaca masyarakat sebelum salat berjamaah.

"Jadi setelah membunuh, dia pulung dulu ke rumahnya untuk berganti baju. Karena saat kejadian pembunuhan, dia (Iwan, red) kan tidak memakai baju (atasan/ telanjang dada). Dia pulang ke rumah, dan parang yang digunakan untuk membunuh itu, dia tancapkan ke pohon mangga yang ada di dekat rumahnya," papar Fakih mengutip kronologi peristiwa yang tercantum dalam pemeriksaan BAP tersangka.

Kontan saja, aksi Iwan mengumumkan aksi pembunuhan itu langsung menghebohkan masyarakat Desa Jambearum, Kecamatan Puger. Pasalnya, tersangka maupun korban selama ini sama-sama warga kampung yang sama, yakni Dusun Krajan.

Selain mengumumkan aksi pembunuhan itu, Iwan Pramono juga menyerukan masyarakat sekitar untuk mendoakan arwah Tumin agar diterima di sisi Tuhan. Usai membuat heboh pada subuh, Iwan pun kemudian langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Puger, dengan diantar seorang temannya.

Terkait aksi nyeleneh Iwan mengumumkan pembunuhan itu, Fakih menduganya karena kliennya itu sudah pasrah atas segala risiko akibat perbuatannya menghilangkan nyawa sang tetangga. "Dia sudah pasrah. Mau dihukum apapun, atau ditembak juga pasrah," ujar pengacara alumnus Fakultas Syariah dan Hukum IAIN Jember ini.

Lokasi pembunuhan terhadap Tumin berada di SPBU Jambearum, yang merupakan tempat kerja korban. Selama lebih dari setahun terakhir, Tumin memang bekerja sebagai penjaga malam SPBU tersebut, dengan jam kerja mulai pukul 17:00 hingga pukul 05:00 WIB.

Merujuk pada pasal 51 KUHAP, tersangka dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun, memang wajib didampingi penasehat hukum selama pemeriksaan. Jika tidak mampu, penasehat hukum dapat disediakan oleh negara. (jbr1/yud)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...