Jumat, 18 Oktober 2019 16:47

Arkeolog Temukan Pagar Keliling Candi Gedog, Sananwetan Blitar

Jumat, 11 Oktober 2019 07:22 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Arkeolog Temukan Pagar Keliling Candi Gedog, Sananwetan Blitar
Tim melakukan ekskavasi awal di Candi Gedog, Kelurahan Gedog, Sananwetan Kota Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Arkeolog Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan masih melakukan ekskavasi awal di Candi Gedog, Kelurahan Gedog, Sananwetan Kota Blitar.

Kekinian, tim ekskavasi yang terdiri dari tujuh orang itu menemukan pagar keliling bangunan Candi Gedog. Diperkirakan, pagar keliling candi berbentuk bujur sangkar itu memiliki luas 25 m x 25 meter.

Ketua Tim Ekskavasi Candi Gedog dari BPCB Trowulan, Nugroho Harjo Lukito mengatakan ada tiga sudut pagar keliling bangunan candi yang ditemukan. Ketiga sudut pagar keliling itu berada di Tenggara, Barat Daya, dan Barat Laut.

Selain memiliki luas 25 x 25 meter, pagar keliling bangunan candi tersebut diperkirakan berbentuk bujur sangkar.

"Ada tiga sudut yang sudah terlihat. Meski struktur bata antara sudut di Tenggara dan Barat Daya belum terlihat sambungannya. Kami masih menggali lagi untuk menemukan bagian bawah bangunan pagar," ungkap Nugroho Harjo Lukito, Jumat (11/10/2019).

Dia menjelaskan, pagar keliling yang ditemukan itu, menjadi penanda batas sakral bangunan candi. Sementara bangunan utama candi ada di dalam pagar keliling. Tetapi, hingga kini pihaknya belum mengetahui bentuk bangunan utama candi. Menurutnya, bentuk bangunan utama candi bisa model tertutup, model altar yang tinggi, atau sebuah petirtaan.

"Bangunan utamanya ada di dalam pagar keliling. Mungkin di barat pohon beringin. Perlu ekskavasi lanjutan untuk mengetahui bentuk bangunan utama candi," tuturnya.

Untuk diketahui, satu tim yang terdiri dari tujuh orang arkeolog BPCB mulai melakukan ekskavasi di lokasi penemuan Candi Gedog. Ekskavasi tahap awal ini dilakukan selama lima hari, mulai 7-11 Oktober.

Keberadaan Candi Gedog ini mulai terkuak, sekitar satu bulan lalu. Saat itu warga menemukan sebuah arca kepala kala di lahan jagung Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

BPCB menduga kuat di lokasi dulunya merupakan kompleks bangunan percandian di era Majapahit. Hal itu berdasarkan penemuan beberapa benda di lokasi tersebut.

Keberadaan Candi Gedog itu juga dituliskan Raffles dalam buku History of Java volume II terbitan 1887. (ina/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...