Senin, 21 Oktober 2019 00:34

Backhoe di TPA Rusak, Jadi Penyebab Sampah di TPS Bangkalan Menumpuk

Jumat, 11 Oktober 2019 01:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Backhoe di TPA Rusak, Jadi Penyebab Sampah di TPS Bangkalan Menumpuk
Kepala DLH Bangkalan Hadari menjelaskan penyebab menumpuknya sampah di Kota Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan, Hadari angkat bicara mengklarifikasi perihal macetnya proses pembuangan sampah yang terjadi di Kabupaten Bangkalan.

Diberitakan sebelumnya, pada 5 - 8 Oktober 2019 lalu sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) overload. Hal ini menyebabkan sampah meluber, hingga menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari pemandangan kota. Salah satunya terjadi di TPS Desa Buluh Kec. Socah.

Menurut Hadari, hal ini disebabkan rusaknya backhoe atau alat berat pengeruk sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Sehingga, proses pemerataan sampah tidak bisa dilakukan, mengakibatkan sampah di TPA menggunung.

Menumpuknya sampah ini, kata Hadari, membuat truk pengangkut sampah tidak bisa masuk ke lokasi TPA untuk melakukan pembuangan.

"Rusaknya sejak hari Sabtu dan sudah kami usahakan untuk mencari suku cadangnya di Surabaya namun tidak ada, adanya di Jakarta, dan tentu membutuhkan waktu yang cukup lama," jelas Hadari pada media, Kamis (10/10/2019)

Selain itu, lanjut Hadari, dari 10 armada pengangkut sampah di masing-masing TPS, tidak semua bisa bekerja karena sudah penuh. Sedangkan Bangkalan memeliliki 54 titik TPS.

"Jadi bukan tidak mau kita ambil, tapi armadanya sudah penuh, tertandon dengan sampah dan TPA-nya masih belum bisa diakses. Oleh sebab itu, terjadi penumpukan seperti kemarin," kata Kepala DLH

Hadari menjelaskan, Kabupaten Bangkalan hanya memiliki satu TPA dan 10 armada pengangkut. Padahal setiap harinya, DLH mengurusi sekitar 40 - 50 ton sampah di daerah Bangkalan dan seluruh sampah pasar yang ada di Kabupaten Bangkalan dengan sistem angkut 2 kali sehari.

Atas kejadian ini, Hadari berharap selain peran pemerintah, peran masyarakat untuk bisa membuang sampah pada tempatnya dan pada waktunya. Sehingga sampah yang ada di TPS tidak menumpuk dan menimbulkan bau. (ida/uzi/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...