Senin, 21 Oktober 2019 00:40

Soal Musibah yang Dialami Wiranto, Menristekdikti Ingatkan Jangan Cari Musuh

Jumat, 11 Oktober 2019 00:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Soal Musibah yang Dialami Wiranto, Menristekdikti Ingatkan Jangan Cari Musuh
Menristekdikti Mohamad Nasir saat kunjungan ke Jember, Kamis (10/10).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Musibah penusukan yang dialami Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto di depan gerbang Alun-alun Menes Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang, juga mendapat tanggapan dari Menristekdikti Mohamad Nasir.

Menurut Nasir yang saat itu sedang berada di Jember, apa yang dialami Wiranto cukup memprihatinkan. Ia berharap hal itu tidak terjadi lagi.

“Kita semua kan saudara, oleh karena itu jangan sampai merugikan orang lain. Mengancam, buat apa sih mengancam? Jangan kita cari musuh, tapi cari sahabat,” kata Nasir usai meresmikan Akademi Komunitas Assuniyah di SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Jember, Kamis (10/10/2019) petang.

Nasir menekankan agar kita hidup memperbanyak saudara. “Kalau kita cari sahabat itu berat, tapi kalau cari musuh kita dengan pisuhan apapun, bisa jadi musuh loh. Jadi bagaimana cari sahabat itu dan pelihara baik,” tuturnya.

Menyikapi terkait faktor pengamanan yang harusnya diterima oleh menteri saat melakukan kunjungan kerja ke daerah, menurutnya hal itu sudah dilakukan oleh petugas. “Kita oleh negara untuk pengamanan sudah dijamin kok, tapi tidak kemudian kita mendapatkan pengamanan seperti itu (yang lebih lagi). Standar biasa lah gitu,” katanya.

“Akan lebih baik, untuk menjaga keamanan bersama. Jika ada perbedaan, kita komunikasikan dengan baik. Jangan kemudian jika ada perbedaan, diselesaikan dengan cara menusuk. Jangan kekerasan, sudah tidak zamannya lagi. Lebih baik diskusi, cari penyelesaian,” tandasnya.

“Di mana pun kita, hidup itu ancaman. Saya di jalan bisa saja ketabrak mobil, ancaman juga kan? Oleh karena itu dengan orang (berhubungan baik), jangan sampai terjadi begini. Mari kita saling menjaga,” (jbr1/yud)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...