Senin, 21 Oktober 2019 00:37

Kreatif, Pasutri di Tanggulangin Sidoarjo Ubah Sak Semen Jadi Tas Cantik

Selasa, 08 Oktober 2019 18:26 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Kreatif, Pasutri di Tanggulangin Sidoarjo Ubah Sak Semen Jadi Tas Cantik
Weny, pemilik usaha tas berbahan sak semen.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Berkat tangan terampil, sesuatu yang awalnya tidak berguna bisa diubah menjadi barang yang mempunyai nilai seni dan ekonomi. Seperti yang sudah dilakukan pasangan Sutyono (47) dan Weny Indrasari (47). Mereka menyulap kertas bekas kantong (sak) semen menjadi aneka tas dan dompet yang cantik.

Saat ditemui di rumahnya, Selasa (8/10), Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) 2 Blok R, Weny terlihat membuat pola di atas kertas sak semen. Sedangkan sang suami, Sutyono sedang membersihkan sak semen yang baru saja diterima dari salah seorang pemasok.

"Usaha yang saya tekuni berawal dari ketidaksengajaan," ujar Weny.

Di saat merenovasi rumah, sang suami merasa 'eman' melihat tumpukan kertas sak semen terbuang begitu saja. Yono, panggilan akrab Sutyono, ingin memanfaatkan kertas sak semen yang tidak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai. Setelah bertanya kepada tetangganya yang kebetulan seorang perajin tas kulit, pasangan ini memulai langkah membuat tas dan dompet berbahan dasar sak semen dengan merek R3 Viora.

Nama Viora berasal dari gabungan kedua anak mereka. Silvia, yang akrab dipanggil Vio dan Raditya yang biasa disapa Radit. Pembuatan dompet dan tas berbahan dasar kertas semen bertepatan dengan agenda Pemkab Sidoarjo di Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin pada bulan Desember 2010.

Event tahunan ini salah satunya melombakan kreasi daur ulang sampah merupakan motivasi awal mereka. Tak disangka, produk daur ulang yang saat itu mereka pamerkan mendapat sambutan menggembirakan. Beberapa produknya terjual dan dipesan. Dan tak disangka pula mereka berhasil meraih juara lomba daur ulang.

Dari situlah, Yono dan Weny lebih bersemangat untuk mengembangkan usahanya. Berbagai pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dihelat di berbagai kota pernah diikutinya. Mereka menjual aneka tas berbahan kertas semen kreasinya antara Rp 5.000 sampai Rp 95 ribu.

"Pelan tapi pasti, pesanan mulai berdatangan," ujar Weny. Bertambahnya jumlah pesanan menjadi kendala tersendiri. Mereka kesulitan mencari tambahan tenaga kerja untuk memenuhi target pesanan. Jalan keluarnya, mereka seringkali bekerja hingga larut malam. Berbagai masukan dari pelanggan menjadi perhatian mereka.

Yono dan Weny sendiri sama sekali tidak mempunyai latar belakang pengetahuan soal tas. Awalnya, mereka membongkar tas yang mereka beli. Dari situ mereka mengetahui struktur sebuah tas dan belajar membuat mal.

"Sekarang, hanya dengan melihat sebuah tas. Saya bisa membayangkan mal yang harus dibuat," ujar Yono.

Kini mereka sedikitnya mempunyai 50 macam model dompet dan tas. Selain dompet dan tas mereka juga memroduksi sandal, tempat pensil dan kotak hantaran lamaran.

Meskipun berbahan dasar kertas, semua produknya tahan air. Hal itu berkat formula yang diuji coba puluhan kali. Untuk mengembangkan usahanya, mereka melakukan pelatihan di beberapa sentra UKM di Sidoarjo.

Mereka berharap usaha daur ulang dari kertas semen semakin dikenal luas sehingga bisa mengurangi limbah sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja. Saat ini tas berbahan sak semen buatan mereka telah menyebar di banyak kota berkat penjualan secara online. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...