Senin, 21 Oktober 2019 00:40

​Sabet Medali Perunggu di Panjat Tebing, Arek Suroboyo Harumkan Nama Bangsa

Senin, 07 Oktober 2019 23:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Sabet Medali Perunggu di Panjat Tebing, Arek Suroboyo Harumkan Nama Bangsa
Rahmad Adi Mulyono (baju hitam) saat menerima medali perunggu dalam ajang IFSC Youth World Championships di Italia.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Siapa sangka warga Surabaya asal Mulyorejo Utara bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, bersanding dengan atlet-atlet panjat tebing dari negara Rusia dan Ukraina.

Ya, ia adalah Rahmad Adi Mulyono, atlet panjat tebing junior ini berhasil menyabet medali perunggu speed junior putra dalam ajang IFSC Youth World Championships yang berlangsung di Arco, Italia pada 26-31 Agustus 2019 lalu.

Atas prestasinya ini, Adi pun mendapat apresiasi reward dan diundang langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama atlet berprestasi lain di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam, Senin (07/10).

“Saya senang sekali tadi bisa bertemu Ibu Wali Kota langsung, ini sudah ketiga kali saya bertemu dengan ibu wali,” kata Adi saat dihubungi seusai bertemu Risma.

Ia mengungkapkan, awalnya ia dipanggil dari pusat bersama lima atlet panjat tebing lain untuk mewakili Indonesia bertanding di IFSC Youth World Championships yang berlangsung di Arco, Italia. Sebelum bertanding, Adi bersama enam atlet lain memusatkan latihan di Yogyakarta selama 10 hari.

“Total ada enam orang atlet panjat tebing asal Indonesia yang bertanding di Italia. Sementara dari Jawa Timur sendiri ada tiga orang, termasuk dengan saya,” kata Adi.

Pada kejuaraan tingkat dunia itu, Adi berhak menyandang peringkat tiga setelah menang dengan waktu 5,979 detik, berbanding 8,717 detik dari pemanjat tebing asal Ukraina, Y Tkach. Sementara itu, peringkat satu dan dua diduduki atlet Rusia yakni A Nagaev dan S Rukin.

“Saya mendapat medali perunggu dengan catatan waktu 5,97 detik, bersaing dengan Ukraina. Sedangkan Juara satu dan duanya diraih atlet Rusia,” ujarnya.

Sebelumnya, Adi juga pernah mendapat peringkat sebelas pada kejuaraan panjat tebing tingkat Asia yang berlangsung di Singapura tahun 2017. Bahkan di tahun 2018, ia juga meraih urutan sembilan pada kejuaraan panjat tebing yang berlangsung di Chongqing, China. “Kalau kejuaraan tingkat dunia baru pertama kali ini, dan dapat juara tiga (perunggu),” ungkapnya.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Edi Santoso melihat, capaian ini sebagai prestasi yang luar biasa yang ditorehkan atlet panjat tebing muda asal Surabaya. Apalagi menurutnya, Adi berasal dari keluarga kurang mampu.

“Hal ini menunjukkan bahwa prestasi olahraga tidak harus anaknya orang punya. Apalagi Adi ini masih muda, maka itu jadikanlah prestasi ini sebagai motivasi bagi anak-anak Surabaya untuk berprestasi seperti dia,” kata Edi.

Edi mengungkapkan, selama ini Pemkot Surabaya pasti tidak akan menutup mata jika ada anak-anak Surabaya yang mampu berprestasi. Bahkan, pihaknya memastikan bakal terus menambah fasilitas-fasilitas olahraga, khususnya cabang olahraga panjat tebing.

Menurutnya, panjat tebing adalah sepuluh dari bagian cabang olahraga prioritas Nasional untuk mendunia. Apalagi, selama ini prestasi panjat tebing Indonesia diperhitungkan di tingkat dunia, sehingga harus dipertahankan. Karena itu, pemkot berkomitmen untuk terus mendukung dengan memfasilitasi anak-anak Surabaya agar terus bisa berprestasi,” pungkasnya. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...