Minggu, 17 November 2019 11:28

Penghasil Ikan Terbesar, Prigi Bakal Dibangunkan Tempat Pengalengan Ikan

Minggu, 06 Oktober 2019 19:26 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Penghasil Ikan Terbesar, Prigi Bakal Dibangunkan Tempat Pengalengan Ikan
Budi Rianto Sudarsono saat menjelaskan ke tamunya orang Belanda tentang cara pengoperasian mesin pengalengan ikan di Sentra Pengolahan Ikan Bengkorok. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam waktu dekat ini di kawasan wisata Pantai Prigi Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek atau tepatnya di kawasan sentra pengolahan ikan Bengkorok akan segera didirikan tempat pengalengan ikan. Pendirian tempat pengalengan ini diinisiasi oleh Budi Rianto Sudarsono, salah satu Dosen Universitas Hang Tuah Surabaya dan melibatkan beberapa mahasiswa.

Dipilihnya Prigi sebagai tempat pengalengan ikan, kata Budi, didasarkan dari hasil riset selama lebih dari 3 tahun. Pantai Prigi merupakan penghasil ikan terbesar setelah Cilacap.

"Saya memilih Prigi untuk tempat pengalengan ikan karena saya melihat bahwa hasil tangkapan ikan dari nelayan di Pantai Prigi terbesar setelah Cilacap," katanya, Minggu (6/10).

Budi menjelaskan, berdasarkan data yang ia peroleh dari Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur, hasil tangkapan ikan di laut Prigi dalam satu bulan bisa mencapai ribuan ton.

Ketika ditanya alasan mengapa harus memilih mendirikan pengalengan ikan, Budi menuturkan bahwa pengalengan ikan itu bisa membuat masa konsumsinya lebih lama, yakni 1 hingga 2 tahun. Selain itu lebih higienis, nilai ekonomisnya tinggi, dan bisa memperluas jangkauan pasarnya.

Sementara Suhadi, Ketua APIG (Asosiasi Pemindangan Ikan Prigi) menyambut positif bila di kawasan pemindangan segera didirikan tempat pengalengan ikan. "Saya sangat senang bila di sini dibangun tempat pengalengan ikan, yang jelas sangat setuju," ungkapnya.

Menurut Suhadi, dengan adanya pengalengan ikan akan sangat membantu mengurangi dari risiko kerugian. Ia pun lantas menerangkan bila ikan yang diproses dalam bentuk pemindangan dan tidak laku dalam dua hari maka akan membusuk.

Senada dengan Suhadi, Toha Arif Setiawan, Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar Mina Prigi Lestari. Ia bahkan berencana beralih profesi dari pemindangan ke pengalengan ikan.

"Kalau menurut saya, bila tempat pengalengan ikan nantinya sudah terwujud dan pemasarannya sudah berjalan lancar, saya akan beralih ke pengalengan ikan," tandasnya.

Toha mengaku ia telah lebih dari 20 tahun bergelut di dunia pemindangan ikan. Kendati demikian ia melihat bahwa prospek pengalengan ikan ke depan lebih menjanjikan ketimbang pemindangan. (man/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Minggu, 17 November 2019 01:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...