Selasa, 29 September 2020 23:27

Aksi Turun Jalan Jilid 2, Ratusan Mahasiswa Tuntut Hentikan Tindakan Pelanggaran HAM

Selasa, 01 Oktober 2019 12:33 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Aksi Turun Jalan Jilid 2, Ratusan Mahasiswa Tuntut Hentikan Tindakan Pelanggaran HAM
Aksi mahasiswa gabungan di Jember saat demo di depan kantor DPRD setempat.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ratusan mahasiswa dari sejumlah Universitas di Kabupaten Jember hari ini kembali melakukan aksi turun jalan menyampaikan sejumlah tuntutan, Selasa (1/10). Mereka yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Jember sebelumnya melakukan aksi long march dari masing-masing kampus menuju titik kumpul di Bundaran DPRD Jember, Jawa Timur.

Tuntutan utama mereka, agar oknum aparat menghentikan tindakan represif dan segala bentuk pelanggaran HAM. 

Dengan menggunakan mobil bak terbuka lengkap dengan pengeras suara, tepat pukul 09.30 WIB aksi dimulai dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Gugur Bunga. Hal ini digambarkan mahasiswa sebagai bentuk matinya hati nurani pemerintah, DPRD, dan aparat. Serta, sebagai bentuk menghormati mahasiswa yang meninggal karena penembakan yang dilakukan oknum aparat saat demo menolak RUU KUHP di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019) lalu.

"Gugurnya rekan kita akibat tindakan represif aparat harus dihentikan. Krisis kemanusiaan di Wamena, kebakaran hutan, banyak asap, bagaimana ibu pertiwi menangis melihat bumi dan alamnya rusak," kata salah seorang orator.

Secara bergantian para mahasiswa menyampaikan orasinya, dengan membacakan sumpah mahasiswa, dan juga sejumlah tuntutan yang di bacakan saat di lokasi.

Berikut sejumlah tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Jember:

1. Hentikan segala bentuk represif dan kriminalisasi gerakan aksi pelajar, mahasiswa, dan rakyat.

2. Menolak RUU Pertanahan

3. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menanggulangi bencana dan menyelamatkan korban, tangkap, dan adili pengusaha dan korporasi pembakaran hutan, serta cabut dan hentikan HGU dan hentikan pemberian izin baru bagi perusahaan besar perkebunan.

4. Mendesak pemerintah menerbitkan Perppu pencabutan UU KPK.

5. Tarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM, buka ruang demokrasi seluas-luasnya di Papua.

6. Tuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat, serta adili penjahat HAM

7. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan.

Pantauan di lokasi aksi, hingga pukul 10.30 WIB, orasi dan kegiatan menyampaikan pendapat masih dilakukan, kemudian dilanjutkan menuju gedung dewan untuk masuk menemui wakil rakyat. (jbr1/yud) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...