Rabu, 11 Desember 2019 09:32

Dinkes Gresik Tak Jamin RS di Wilayah Selatan Dibangun Tahun 2020

Senin, 30 September 2019 16:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Dinkes Gresik Tak Jamin RS di Wilayah Selatan Dibangun Tahun 2020
Saifudin Ghozali, Kepala Dinkes Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, Saifudin Ghozali tak bisa menjamin pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Selatan bisa dimulai tahun depan. Hal ini lantaran hingga jelang tutup tahun 2019, Dinkes baru bisa melakukan studi kelayakan.

"Saat ini Dinkes masih menunggu penggunaan anggaran untuk studi kelayakan pembangunan RS di wilayah Gresik Selatan," ujar Saifudin Ghozali kepada BANGSAONLINE.com, Senin (30/9).

Menurut Ghozali, pada Perubahan APBD 2019, Dinkes mendapatkan alokasi anggaran Rp 300 juta untuk mendukung sejumlah kegiatan rencana pembangunan RSUD di wilayah Gresik selatan. Di antaranya untuk kajian studi kelayakan dan studi banding.

"Kalau bulan Desember ini telaah selesai, selanjutnya ada kajian. Saat ini, Dinkes tengah meminta literasi ke Bidang Aset pada Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) soal lahan. Tujuannya, untuk mencari lahan yang statusnya tanah negara (TN) untuk pembangunan RS, sehingga bisa efisiensi anggaran," paparnya.

Setidaknya, lanjut Ghozali, sudah ada referensi dan opsi sejumlah lahan TN. Di antaranya, di kawasan Perumnas Driyorejo dan Desa Bambe Kecamatan Driyorejo. "Cuma di dua lokasi itu lahannya berdekatan dengan RS lain seperti di Randegansari. Dinkes juga dapat referensi lahan di wilayah Wringinanom. Namun, kemungkinan tak layak RS dibangun di sana. Sebab, kontur tanah gerak," urainya.

Ghozali mengatakan, pembangunan RSUD belum bisa dilakukan pada APBD 2020, meski telaah berhasil dan ditemukan lahan layak. Sebab, APBD 2020 sudah selesai dibahas dan disahkan.

"Kemungkinan pada P-APBD 2020 dianggarkan untuk perencanaan. Kemudian, pada APBD 2021 baru dianggarkan dan mulai pembangunan," tuturnya.

Terkait lokasi RSUD, Ghozali menyatakan ada sejumlah variabel yang harus dipenuhi. Di antaranya, kepadatan penduduk, jauh dari RS, dan lainnya. "Sampai detik ini kami belum bisa menentukan RSD di Selatan di wilayah kecamatan apa. Jadi, bisa di Kecamatan Menganti, Kedamean, dan lainnya," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 09 Desember 2019 06:11 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Untuk menyambut peringatan hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248 pada 18 Desember 2019, Kabupaten yang berjuluk The Sunrise of Java ini menggelar parade seni budaya Kuwung dengan tema "Gumelare Bumi Blambangan" Sab...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...