Selasa, 17 September 2019 00:13

KRI Bima Suci Sandar di Shanghai, Wakasal Ikut Menyambut

Sabtu, 07 September 2019 20:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Devi Fitri
KRI Bima Suci Sandar di Shanghai, Wakasal Ikut Menyambut

SHANGHAI, BANGSAONLINE.com - Setelah kurang lebih sepekan mengarungi lautan, kapal layar latih kebanggaan Indonesia KRI Bima Suci kini telah sandar di Dermaga Wusong Naval Port, Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok, Sabtu (07/09) waktu setempat.

Bersama dengan Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat III Angkatan ke-66 yang tengah melaksanakan Satgas Kartika Jala Krida (KJK) tahun 2019, KRI Bima Suci disambut secara resmi oleh Angkatan Laut RRT. Satu peleton korsik dan bentangan kain spanduk bertuliskan Warmly Welcome KRI Bima Suci To Shanghai ikut menyambut tim satgas yang baru saja menyelesaikan lawatannya ke Korea Selatan ini.

Sementara itu peran Parade Roll Taruna AAL serta awak KRI Bima Suci segera dilaksanakan begitu kapal hendak mendekati dermaga. Hal ini sebagai simbol salam hormat dari Satgas KJK 2019, kepada para penyambut KRI Bima Suci yang ada di dermaga.

Ada yang istimewa saat kedatangan KRI Bima Suci ke Tiongkok, yakni kehadiran Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito, S.E. M.M., dan Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., di antara tamu kehormatan yang menyambut mereka di Dermaga Wusong Naval Port.

Bahkan Wakasal menyempatkan waktu untuk berkunjung ke KRI Bima Suci, untuk sekadar mengetahui kondisi para Taruna dan Taruni AAL, dan para awak kapal sekaligus memberi dukungan moril kepada mereka.

Sementara itu Komandan KRI Bima Suci yang sekaligus Dansatgas KJK 2019 Letkol Laut (P) Waluyo, S.H.,M. Tr.(Hanla) menyampaikan bahwa selama di Shanghai, Satgas KJK 2019 sebagai duta bangsa akan melaksanakan peran diplomasi serta mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Shanghai.

"Sama seperti yang telah kita laksanakan dalam kunjungan ke beberapa negara di Asia sebelumnya, dalam lawatan di Shanghai ini Satgas KJK 2019 tetap mengusung misi Maritime Fulcrum Brotherhood, yakni upaya meningkatkan hubungan persaudaraan dan pengertian sesama negara lain di kawasan Asia," ucap Waluyo.

Waluyo juga menambahkan untuk mendukung misi tersebut sekaligus mengenalkan budaya Indonesia, maka Satgas KJK 2019 akan menampilkan sejumlah tarian tradisional khas daerah di Indonesia, dan juga makanan tradisional yang akan disuguhkan dalam beberapa agenda lawatan mereka selama berada di Shanghai.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...