Jumat, 18 Oktober 2019 16:50

Umur 113 Tahun, Kakek Ini Ikut Gerak Jalan Puluhan Kilo Meter

Sabtu, 31 Agustus 2019 16:12 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yudi Indrawan
Umur 113 Tahun, Kakek Ini Ikut Gerak Jalan Puluhan Kilo Meter
Tukimin, kakek berumur 113 tahun saat mengikuti gerak jalan Tajem sejauh 30 Km.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Gerak jalan tradisional dari Kecamatan Tanggul menuju Alun-alun, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang umum disebut Tajem menempuh jarak 30 kilometer, kembali digelar. Ajang olahraga untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI dan rutin digelar tiap tahun itu menjadi sebuah event yang ditunggu masyarakat Kota Tembakau ini.

Seperti yang juga dilakukan Tukimin warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat. Kakek yang mengaku berumur 113 tahun itu, mengaku senang berolahraga jalan kaki karena menurutnya untuk menjaga kesehatan dan memotivasi para generasi muda saat ini.

"Aku seneng mlaku, tenagane cukup makan nasi dan (kuat) menahan lapar. (Saya suka olahraga jalan kaki, tenaganya cukup makan nasi dan kuat menahan lapar, red)," ujar Tukimin saat dikonfirmasi wartawan sebelum diberangkatkan di garis start, Sabtu (31/8) siang.

Olahraga berjalan kaki, diakui Tukimin, sudah sejak lama dia gemari. Meskipun baru 4 kali ikut gerak jalan Tajem, namun untuk berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh sudah sering dilakoninya.

"Saya sering jalan kaki, Jember - Banyuwangi bolak balik, muter-muter Panarukan, mari (setelah, red) Panarukan (lanjut) Kraksan, Probolinggo, terus sampai Klakah," ungkapnya.

Semua jarak yang ditempuhnya itu, dilakukan dengan berjalan kaki. "Tidak pernah numpang truk, semuanya jalan kaki," ungkapnya.

Bahkan untuk mengikuti gerak jalan Tajem ini, Tukimin juga mengaku tidak melakukan persiapan macam-macam. Menurutnya cukup dengan sering berolahraga dengan berjalan kaki. Bahkan untuk ikut gerak jalan Tajem tersebut, dirinya berjalan kaki dari rumahnya di Kecamatan Kalisat, menuju garis start di Kecamatan Tanggul.

"Rumah saya di Kalisat, jarak 16 kilometer, lanjut Tanggul, jaraknya 30 kilometer. Nanti pulangnya juga jalan kaki. Total sendiri berapa jarak jauhnya saya jalan kaki," pungkasnya.(jbr1/yud/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...