Selasa, 10 Desember 2019 03:26

​Baru Dua Hari Diumumkan, Habib Hilal Al Aidid Mundur dari Wasek Dewan Syuro DPP PKB

Kamis, 29 Agustus 2019 16:23 WIB
Editor: Tim
​Baru Dua Hari Diumumkan, Habib Hilal Al Aidid Mundur dari Wasek Dewan Syuro DPP PKB
Surat pengunduran diri Habib Hilal Al Aidid. foto: istimewa

YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kembali heboh. Baru dua hari susunan pengurus DPP PKB hasil Muktamar V di Bali diumumkan, sudah ada yang mengundurkan diri. Yaitu Habib Hilal Al Aidid, Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB.

“…., sesudah merenung dalam-dalam, saya merasa masih banyak tokoh ulama sepuh lain yang lebih pantas menempati. Oleh karena itu, dengan tanpa mengurangi rasa hormat, maka melalui surat ini saya mengundurkan diri dari jabatan tersebut,” tulis Habib Hilal dalam surat pengunduran diri itu.

Sebelumnya, partai yang didirikan Gus Dur ini heboh karena tiga kader PKB terdepak dari kepengurusan DPP PKB periode 2019-20124. Mereka adalah Imam Nahrawi, Abdul Kadir Karding, dan Lukman Edy. Mereka bertiga pernah menjabat Sekjen DPP PKB, namun kemudian berseberangan dengan Cak Imin sebagai ketua umum.

Kini PKB kembali ramai setelah muncul surat pengunduran diri dari Habib Hilal. BANGSAONLINE.com mendapat kiriman surat pengunduruan diri Habib Hilal itu pada 28 Agustus malam. Namun hari ini (29/8/2019) surat pengunduran diri itu sudah meluas di media sosial. Dari puluhan grup WhatsApp (WA) yang diikuti BANGSAONLINE.com, surat pengunduran diri Habib Hilal itu tampak diunggah, terutama di grup WA kiai-kiai NU.

Surat pengunduran Habib Hilal itu bermaterai resmi dan tertulis di Yogyakarta, 28 Agustus 2019 M/27 Dzul-Hijjah 1440 H. Tampaknya Habib Hilal belum pernah diminta atau dikonfirmasi kesediaannya jadi pengurs PKB. Buktinya ia mengaku mendengar jabatan itu dari berita.

"…setelah mendengar berita penetapan Pengurus DPP PKB2019-2024 yang salah satunya menunjuk saya sebagai Wakil Sekretaris Dewan Syuro Dewan DPP PKB," demikian salah satu paragraf yang tertulis dalam surat pengunduran diri itu.

Sebelumnya, Lukman Edy mengatakan bahwa fungsi kritik di PKB sudah tidak berjalan selama 10 tahun. Tak ada yang berani mengkritik Cak Imin sebagai ketua umum. "Fungsi ini yang selama 10 tahun ini tidak berjalan sama sekali. Di internal tidak ada yang berani melakukan kritik terhadap kebijakan Ketum. Lima tahun ke depan saya akan menjalankan fungsi kritik konstruktif kepada pengurus DPP," katanya.

Tak jelas, apakah pengunduran diri Habib Hilal itu karena dalam PKB pada era Cak Imin wewenang Dewan Syuro sudah tak difungsikan lagi seperti pada era Gus Dur. Yang pasti, kini Ketua Dewan Syuro dan Sekjen sudah tak punya wewenang strategis dalam PKB, tepatnya sejak Cak Imin jadi mandatoris tunggal.

"Bagi saya ini adalah mencerabut kultur NU yang tumbuh dan dikembangkan di PKB. Apa itu kultur NU? bahwa dewan syuro tempat berkumpulnya para kiai dengan segala macam kebijakannya, dan dewan syuro bagi kultur NU dan PKB sebelumnya tempat berkumpulnya para kiai yang menentukan kebijakan di internal partai," kata Lukman. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 09 Desember 2019 06:11 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Untuk menyambut peringatan hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248 pada 18 Desember 2019, Kabupaten yang berjuluk The Sunrise of Java ini menggelar parade seni budaya Kuwung dengan tema "Gumelare Bumi Blambangan" Sab...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...