Selasa, 15 Oktober 2019 19:25

Warga Gladak Anyar Pamekasan Temukan Puluhan Bahan Peledak

Senin, 26 Agustus 2019 17:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Warga Gladak Anyar Pamekasan Temukan Puluhan Bahan Peledak
Kapten CPL Tukiran Katimhar Madura (kiri) saat mengecek bahan peledak yang ditemukan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Faisal Fagi (32) menemukan 14 bahan peledak di belakang rumahnya, Dusun Rong Karong, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan, Madura, Ahad, 25 Agustus 2019.

Penemuan puluhan benda karatan yang diduga proyektil itu ditemukan saat Faisal Fagi sedang menggali tanah di belakang rumahnya untuk bahan timbunan. Sedikitnya, ada sekitar 14 butir bahan peledak yang sudah karatan karena termakan usia tahunan yang tertimbun tanah.

"Benda itu saya temukan di belakang rumah pada saat saya menggali tanah di belakang rumah untuk membuat urukan tanah pada pondasi rumah saya yang baru dibangun," kata Faisal Fagi, saat ditemui di rumahnya, Senin (26/08/19).

Karena khawatir meledak, Faisal Fagi langsung melapor ke Kodim 0826/Pamekasan perihal temuan tersebut. Pihak Kodim langsung turun ke lokasi, kemudian membawa bahan peledak tersebut untuk dilakukan pengecekan dan netralisir.

Untuk mengecek benda tersebut, pihak Kodim 0826/Pamekasan juga melibatkan Kepala Tim Pemeliharaan (Katimhar) Madura, guna memastikan benda itu bahan peledak atau bukan.

Menurut Kapten CPL Tukiran Katimhar Madura, bahwa benda temuan warga yang diduga proyektil itu bukan amunisi standar TNI-Polri. Hanya saja, benda itu dipastikan sebagai benda handak yang sudah nonaktif karena sudah karatan tertimbun tanah selama tahunan.

Dia juga memperkirakan, bahwa benda itu dulunya dipergunakan oleh warga untuk memecahkan batu. "Bahan peledak itu bukan milik TNI atau Polri. Oleh sebab itu nantinya pihak Kodim akan menyerahkan ke polres setempat," jelas Kapten CPL Tukiran.

Bukan hanya kali ini saja bahan peledak tersebut ditemukan oleh warga setempat. Namun, beberapa tahun silam juga pernah ditemukan. Saat dilakukan pengecekan, di dalam barang itu terdapat serbuk kimia. (yen/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...