Senin, 21 Oktober 2019 06:17

​Gubernur Jawa Timur Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Provinsi

Jumat, 16 Agustus 2019 13:28 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Didi Rosadi
​Gubernur Jawa Timur Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Provinsi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyematkan pin Merah Putih secara simbolis kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur tahun 2019 di gedung Negara Grahadi Surabaya. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Suasana khidmat begitu terasa saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 76 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merah putih, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (15/8/2019) malam.

Mereka adalah para pelajar terpilih dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT Republik Indonesia yang ke-74 pada hari Sabtu 17 Agustus 2019 mendatang. Para anggota Paskibraka tersebut diseleksi dari 228 siswa di seluruh Jawa Timur yang kemudian diseleksi lagi hingga menjadi 76 orang. Mereka berasal dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur dengan komposisi masing-masing kabupaten kota diambil satu orang laki-laki dan satu orang perempuan.

Dalam prosesi pengukuhan itu, Gubernur Khofifah secara langsung memberikan penyematan tanda pengukuhan, menyerahkan duplikat bendera pusaka, dan mengarahkan agar para Paskibraka mencium bendera merah putih dengan penuh penghayatan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan tugas yang diemban para Paskibraka ini bukan sembarang penugasan. "Bendera bagi sebuah bangsa di semua negara di dunia, menjadi identitas kuat, simbol harkat, dan martabat bangsa," kata Khofifah.

Para Paskibraka yang malam itu didampingi oleh para orang tuanya, dikatakan Khofifah, adalah generasi unggul penerus bangsa. Mereka dalam menjalankan tugas ini sebelumnya telah mengikuti diklat dengan kurikulum antara lain menanamkan nasionalisme, pembinaan karakter, menanamkan nilai-nilai Pancasila, dan penguatan NKRI.

"Ini akan menjadi penguatan komitmen kebangsaan dengan harapan terus dilakukan setelah kembali ke daerah masing-masing. Mengibarkan bendera pusaka Merah Putih menjadi simbol yang sangat prestisius bagi anak-anak muda yang pernah mendapatkan kesempatan terhormat sebagai tim paskibraka," ucapnya.

Khofifah berpesan pada para anggota Paskibraka agar terus mengembangkan diri lewat organisasi kepemudaan, kemahasiswaan maupun organisasi kewirausahaan. Agar mereka bisa meningkatkan potensi mereka, mengembangkan jiwa kepemimpinan, kewirausahaan dan sebagainya untuk mendukung terwujudnya Sumberdaya Manusia Unggul menuju Indonesia Maju.

Ia ingin agar apa yang diajarkan selama pelatihan bisa diamalkan dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan kelak.

"Setelah nantinya kembali ke daerah, amalkan dan kembangkan ilmu yang telah didapat. Tegakkan disiplin baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Karena disiplin adalah kunci utama dalam menggapai cita-cita," jelas gubernur perempuan pertama Jawa Timur yang juga mantan Dewan Penasehat Purna Paskibraka Nasional ini.

Sementara itu, Ketua Pengprov Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jawa Timur, Danu Ardhiarso berharap para Paskibraka dapat menyerap teori dan praktek yang diberikan oleh pelatih dan pembina selama di camp pelatihan. Dengan demikian, para Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan baik di Hari H.

Danu yang juga adalah Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo Jatim ini memiliki harapan potensi para Paskibraka itu bisa diakomodir oleh Pemprov Jatim. Baik dalam kesempatan masuk perguruan tinggi negeri maupun menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim.

"Para anggota Paskibraka ini adalah figur pilihan. Mereka terseleksi dengan menyisihkan ribuan pesaing lain yang mendaftar. Mereka memiliki fisik, mental dan intelektual yang mumpuni sehingga menjadi aset bagi Jawa Timur. Sayang, kalau aset ini tidak diakomodir oleh pemprov," ujar Danu.

Untuk diketahui, Uparaca HUT RI ke 74 akan diselenggarakan pada Sabtu 17 Agustus 2019 pagi pukul 10.00 di lapangan halaman Gedung Negara Grahadi. Para Paskibraka akan bertugas dengan komposisi tim 17, tim 8 dan tim 45.

Usai rangkaian upacara pengibaran bendera merah putih, juga akan dilakukan upacara penurunan bendera di sore hari. Yang kemudian akan disambung dengan acara Pesta Rakyat dan juga Kuliner Gratis bersama masyarakat Jawa Timur secara terbuka untuk umum. (mdr/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...