Sabtu, 17 Agustus 2019 23:06

Demo Soroti Cafe Bodong, Puluhan Massa Bawa CD dan Kutang Pink untuk Bupati Pamekasan

Rabu, 14 Agustus 2019 18:00 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Erri Sugianto
Demo Soroti Cafe Bodong, Puluhan Massa Bawa CD dan Kutang Pink untuk Bupati Pamekasan
Aksi massa saat melakukan aksi di depan Kantor Pemkab Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) kembali menggelar aksi demo, Rabu (14/8/19). Kali ini sasaran aksi mereka adalah Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Pamekasan.

Sama seperti saat demo ke kantor DPMPTSP, aksi mereka kali ini untuk menyampaikan aspirasi terkait masih banyaknya cafe dan pertokoan yang tidak mengantongi izin usaha. 

"Kami datang ke sini ingin bertemu Baddrut Tamam (Bupati Pamekasan), tidak lain. Kami hanya ingin menyuarakan aspirasi masyarakat," kata Ketua Korlap Aksi, Basri saat berorasi.

Menurut Basri, dalam Perda nomor 13 tahun 2015 telah dijelaskan, bahwa setiap bangunan berupa cafe maupun pertokoan harus memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) dan memenuhi beberapa tahapan.

"Kami menduga beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pamekasan ini banyak toko atau bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika hal itu dibiarkan, maka nantinya akan banyak pertokoan atau cafe di Pamekasan yang melalaikan izin mendirikan usaha. Data yang kami bawa ada sekitar 200 pengusaha yang tidak memiliki izin bangunan. Itu termasuk cafe dan pertokoan," beber Basri.

Sayang, mereka gagal menemui Bupati Baddrut Tamam. Massa hanya ditemui oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Agus Mulyadi dan Plt Kasatpol PP Pamekasan, Kusairi.

Pantauan di lokasi, massa tidak mau jika keduanya yang memberikan jawaban. Mereka tetap bersikukuh ingin bertemu dengan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Namun, hingga dua jam berorasi, keinginan massa untuk bertemu Bupati Pamekasan tak kunjung terwujud. Massa kemudian memutuskan pulang, dan menitipkan hadiah untuk Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melalui Kasatpol PP, berupa celana dalam dan kutang berwarna pink. Menurut Basri, hadiah itu sebagai bentuk kekecewaan massa karena tidak ditemui ketika aksi. (err/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...