Jumat, 06 Desember 2019 07:54

Diduga Jatuh di Kamar Mandi, Warga Binaan Lapas Blitar Meninggal Mendadak

Rabu, 14 Agustus 2019 13:50 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Diduga Jatuh di Kamar Mandi, Warga Binaan Lapas Blitar Meninggal Mendadak
Petugas datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Blitar ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Blok C2 sekitar pukul 01.30 WIB pada Rabu (14/8/2019) dini hari. Narapidana kasus pencurian ini diketahui bernama Bambang Suhartono (44).

Kepala Keamanan LP Kelas II B Blitar Bambang Setyawan mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban terbangun sekitar pukul 01.20. WIB. Saat itu korban menanyakan jam kepada petugas Lapas.

Korban kemudian pamit ke kamar mandi, namun tak berselang lama, salah satu teman korban berteriak memanggil nama korban. Saat itu petugas langsung menuju sel tahanan dan melihat korban tergeletak dengan posisi tertelungkup dan masih telanjang di lantai kamar mandi.

Bahkan di tubuh korban masih terdapat busa sabun. Petugas Lapas kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Korban langsung dievakusi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

"Mengetahui kondisi korban, kami langsung menghubungi petugas medis. Petugas medis datang untuk memeriksa korban. Namun saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi meninggal sehingga kami melapor ke Polsek Kepanjenkidul," jelas Bambang Setyawan.

Menurut Bambang, sebelum ditemukan tewas, korban tidak pernah mengeluh sakit. Hanya saja dari catatan medis di klinik LP, korban mempunyai riwayat penyakit ambeien dan darah tinggi. Selain itu korban juga punya kebiasaan mandi tiap menjelang dini hari.

"Petugas medis belum mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. Namun berdasarkan catatan medis korban memang punya riwayat darah tinggi dan ambeien. Dia juga memiliki kebiasaan bangun dan mandi setiap dini hari," jelasnya.

Korban merupakan Napi kasus pencurian dengan pemberatan. Korban dihukum penjara selama tiga tahun 10 bulan. Korban sudah menjalani hukuman selama satu tahun delapan bulan.

Korban ini juga pernah dipenjara di LP Muara Kapuas. Kasusnya sama pencurian dengan pemberatan dan pernah melarikan diri dari Lapas Muara Kapuas.

Sementara Kapolsek Kepanjenkidul, Kompol Agus Fauzi mengatakan dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kami sudah melakukan olah TKP di lokasi. Jenazahnya juga sudah kami visum dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," pungkas Agus Fauzi. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...