Sabtu, 17 Agustus 2019 23:05

Telantarkan Anak Didik, Bupati Situbondo Copot Kepala SDN 8 Curah Tatal

Senin, 12 Agustus 2019 23:01 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mursidi
Telantarkan Anak Didik, Bupati Situbondo Copot Kepala SDN 8 Curah Tatal
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kasus penelantaran anak didik di SDN 8 Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa oleh guru-gurunya membuat Bupati Situbondo Dadang Wigiarto kecewa. Ia pun memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah.

Sanksi tegas berupa pencopotan Mujiono dari jabatannya sebagai kepala sekolah diambil Bupati Situbondo karena ia dianggap lalai menjalankan tugasnya.

“Akibat kelalaiannya dan tak melaksanakan tugasnya, maka saya memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo untuk mencopot jabatan Mujiono sebagai Kepala Sekolah Filial SDN 08 Curah Tatal,” kata Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Senin (12/8).

Dadang menjelaskan bahwa kewenangan Kepala Sekolah, Pengawas dan Korwil seharusnya melakukan fungsi kontrol dan melaporkan setiap persoalan yang ada di wilayahnya masing-masing, namun fungsi kontrol tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Dia telah lalai dalam fungsi kontrolnya, dan kelalaian tersebut harus dipertanggungjawabkan. Untuk itu, per hari ini dia mendapat sangsi pencopotan jabatan sebagai kepala sekolah,” ujarnya.

Bupati dua periode tersebut menyayangkan persoalan di SDN Filial tidak kunjung selesai, padahal masalah tersebut sudah berlangsung sejak lama. Di mana siswa belajar hanya seminggu sekali tanpa guru.

"Di SDN Filial Kerpang memiliki 18 siswa dari siswa kelas I hingga VI. Sedangkan SDN filial Cobbu’ memiliki 23 siswa mulai kelas I hingga kelas VI, dengan jumlah guru sebanyak 13 bersama kepala sekolahnya. Maka, sebenarnya mereka bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik, dengan pembagian tugas masing-masing," terangnya.

Lebih lanjut Dadang menegaskan, tidak menutup kemungkinan, kepala sekolah Filial SDN 08 Curah Tatal diberhentikan dari Aparat Sipil Negara (ASN), jika dari hasil investigasi yang bersangkutan ditemukan pelanggaran disiplin.

"Sekarang Dispendikbud serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia sedang melakukan penelitian, apakah kepala sekolah yang bersangkutan melanggar disiplin. Jika ditemukan pelanggaran disiplin, tidak menutup kemungkinan akan dipecat dari ASN," pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah guru honorer di SDN 8 Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa tidak mau mengajar. Akibatnya sejumlah anak didik di sekolah dasar tersebut terlantar. Kejadian tersebut membuat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Fathor Rakhman bersama Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Janur Sastra Ananda turun meninjau langsung ke lokasi. (mur/had)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...