Kamis, 09 Juli 2020 15:56

Gubernur Jatim Resmikan Dewi Cemara di Papar Kediri

Kamis, 08 Agustus 2019 20:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Gubernur Jatim Resmikan Dewi Cemara di Papar Kediri
Khofifah berkeliling usai meresmikan Dewi Cemara di Papar, Kediri. foto: jatimtimes

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Setelah ditunggu-tunggu cukup lama, akhirnya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) di Kediri, Kamis (8/8). Kali ini yang diresmikan sebagai Dewi Cemara dalah sebuah taman yang ada di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Sawah dengan luas 2,1 hektare yang digagas oleh pemerintah desa dibantu kelompok tani dan pelaku UMKM dengan menggunakan perpaduan teknologi, inovasi, dan inisiatif kreatif ini, menjadikan sosok gubernur kagum.

Dalam kata sambutan, Khofifah melihat ada harmoni di antara warga desa, antar hubungan manusia, kemudian hubungannya dengan alam. Diharapkan dengan dukungan teknologi, berkembang harmoni bersama binatang. Khofifah membandingkan dengan Thailand, di mana teknologi tepat guna telah berkembang pesat. Tanaman yang dianggap langka dan terancam punah, kemudian bisa dikembangkan dengan teknologi dan bisa diperjualbelikan secara resmi.

“Dengan bantuan teknologi, keberanian, dan demi terwujudkan ekonomi kreatif, mari belajar dari Negeri Thailand. Banyak hewan langka dan terancam punah bisa dibudidayakan dan dijual secara resmi dengan bersertifikat,” ungkapnya.

Seperti halnya Taman Cemara, terdapat sejumlah anggrek. Diharapkan dengan bantuan sejumlah perguruan tinggi dan para ilmuwan bisa dibudidayakan dan menjadikan tambahan penghasilan. “Saya pernah membawa anggrek hitam dari pedalaman Papua, saat sejumlah ilmuwan dari IPB datang ke rumah Jakarta, terlihat kaget. Bunga tersebut bisa hidup dalam lokasi dan cuaca yang berbeda,” kata Khofifah.

Khofifah berharap dukungan pemerintah daerah, agar kelompok tani diberikan akses soal informasi tekhnologi tepat guna. Diberi kesempatan untuk mendapatkan ilmu dan bantuan demi mempertahankan Jawa Timur sebagai lumbung padi nasional. “Tekonologi pupuk dan pengiritan penggunaan air, mungkin yang saat ini dibutuhkan para tani,” terusnya.

Dia pun mengaku bangga dengan petani bawang putih, berani mencoba dan ternyata hasilnya tidak mengecewakan. “Semoga para petani di Jawa Timur, khususnya di Kediri, mampu mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang sama. Saya bersyukur atas terwujudnya taman ini, sebagai bentuk harmoni antara manusia dan alam,” ucap Khofifah. (rif/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...