Korban saat ditemukan tergeletak di Jalan Raya Ngebel- Ponorogo oleh warga setempat.
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Pemuda warga Desa Wates, Jenangan berinisial A (20) yang juga masih berstatus pelajar kelas X SMK Pemkab nekat mengakhiri hidupnya dengan minum obat pestisida jenis potas. Ia ditemukan warga di Jalan Raya Ngebel, Ponorogo atau tepatnya di barat Bengkel Marko.
Mawardi selaku Kamituwo Desa Wates mengatakan bahwa korban di lingkungan dikenal sangat supel dan mudah bergaul dengan teman-temannya. Mawardi sendiri mengaku tidak memahami secara persis kronologi dan motif bunuh diri yang dilakukan oleh warganya tersebut.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
"Salah satu pelajar SMK Pemkab yang datang ke lokasi mengatakan tadi pagi korban sempat buat status minta maaf. Sekitaran jam 8, nah saya tanya lewat WA ga dibalas dan tiba-tiba tidak aktif," terangnya.
Sementara Kapolsek Jenengan Bintoro diwakili Kanit Reskrik Polsek Jenangan Ipda Yudi Triwahono yang melakukan olah TKP bersama tim Identifikasi Polres Ponorogo mengatakan sementara kasus tersebut dinyatakan dugaan kasus bunuh diri.
"Laporan masyarakat tadi ada yang tergeletak, kemudian dicek sudah tak bernyawa. Ada botol putih kecil tutup merah. Sementra dugaan bunuh diri, penyebabnya masih dilakukan lidik," pungkasnya. (nov/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






