Sabtu, 17 Agustus 2019 23:06

Dinilai Hanya Pamer Aurat, MUI Kecam Busana Cinta Laura di Jember Fashion Carnival

Senin, 05 Agustus 2019 17:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Dinilai Hanya Pamer Aurat, MUI Kecam Busana Cinta Laura di Jember Fashion Carnival
Penampilan artis Cinta Laura di Jember Fashion Carnival (JFC), Ahad (5/8).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Penampilan artis muda berbakat Cinta Laura Kiehl (CLK) pada Grand Carnaval Jember Fashion Carnival (JFC) menuai tanggapan dari Ketua MUI Jember Prof. Abdul Halim Subahar.

Gus Halim, penggilan karibnya, menyorot kostum atau busana yang dikenakan Cinta Laura karena dinilai mengumbar aurat. Meski di sisi lain, penampilan Cinta Laura yang lengkap dengan manik-manik permata mampu memukau penonton saat penutupan JFC.

Bahkan saat didapuk menggunakan busana defile Hudog, Cinta juga tampak anggun dan menarik, dengan menunjukkan kakinya yang jenjang dan mulus.

Namun demikian, setelah perhelatan JFC berakhir, beragam komentar muncul di sejumlah sosial media (sosmed). Mayoritas mencibir penampilan Cinta yang dinilai terlalu vulgar dan berani, saat berada di Jember, yang notabene mendapat sebutan sebagai Kota Santri ini.

Salah satu yang memberikan komentar cukup keras adalah Ketua MUI Gus Halim. Ia mengkritik pedas penampilan wanita cantik yang pernah menjajal bermain dalam salah satu film di Hollywood itu.

“Jauh-jauh datang ke Jember kok hanya pamer aurat,” kata Gus Halim, Senin siang (5/8/2019).

Menurut Gus Halim, Yayasan JFC sebagai penyelenggara dan penggagas desain busana untuk artis cantik itu, telah gagal untuk memberikan tontonan yang baik dan ciri khas dari Jember. “Panitia gagal (dalam) mendesain kostum JFC (bagi Cinta). Kostum seperti itu tidak pantas dipertontonkan di ruang publik! Jika misi JFC seperti itu, harus segera distop, dihentikan,” tegasnya.

“Gak ada yang bisa dibanggakan. Penampilan begitu akan merusak moral generasi muda. Terkait tindak lanjut berikutnya, saya koordinasikan dengan pengurus MUI,” imbuhnya menegaskan. (jbr1/ yud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...