Minggu, 15 September 2019 20:25

Lindungi Konsumen Halal, Pemkab Pasuruan Siapkan Payung Hukum

Senin, 29 Juli 2019 00:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Lindungi Konsumen Halal, Pemkab Pasuruan Siapkan Payung Hukum

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Seiring dengan diberlakukannya UU no 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal, di mana pada tanggal 17 Oktober 2019 semua produk yang beredar di Indonesia harus memiliki sertifikat halal. 

Kalangan dewan berharap pihak Pemkab Pasuruan segera mengambil langkah antisipasi serta menyiapkan payung hukum guna melindungi konsumen untuk mendapatkan produk makanan yang sehat dan halal.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua komisi III DPRD M Rusdi Sutejo usai menerima kunjungan dari Asosiasi Chef Halal Indonesia (ACHI) Jakarta serta dari pengasuh Pondok Pensantren Dalwa di gedung DPRD Raci Pasuruan. Politikus Gerindra ini menjelaskan bahwa pemberlakuan UU secara umum bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat untuk mendapatkan produk halal.

Langkah yang perlu dilakukan Pemkab, menurut Rusdi, dengan melakukan inventarisir para pelaku usaha maupun UKM yang ada Kabupaten Pasuruan. "Mereka diberi informasi terkait dengan rencana pemberlakuan UU no 33 soal jaminan produk halal. Pasalnya di Pasuruan sendiri banyak rumah makan, para UMK. Mereka harus diajak rembukan agar supaya produk mereka tetap jalan," katanya.

“Secara kelembagaan dewan yang mendung dengan adanya UU tersebut karena tujuannya jelas untuk memberikan keamanan bagi masyarakat untuk mendapatkan produk yang sehat dan halal,“ jelas pria asal Kalianyar Bangil ini.

Ia menambahkan, langkah antisipasi mendorong Pemkab Pasuruauan untuk memberikan pelatihan bagi para pelaku usaha di Kabupatan Pasuruan untuk mendapatkan sertifikat halal. 

"Begitu UU ini resmi diberlakukan, maka tidak ada lagi kegelisahan dari para pengusaha di daerah karena mereka produk yang di jual di pasar sudah sesuai ketentuan," tegasnya.

Terpisah, Habib Zainal Abidin dari PP Dalwa kepada BANGSAONLINE.com mengaku sangat mendukung adanya UU tersebut. Sebab, tak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk mendapatkan produk makanan yang sehat, tapi makanan yang dijual oleh para pelaku usaha di pastikan halal. 

“Kabupaten Pasuruan merupakan kota santri, tak tanya makanan saya yang ada jaminan halal termasuk tempat wisata juga harus Islami,“ jelasnya. (bib/par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...