Kamis, 12 Desember 2019 05:32

LSM di Pasuruan Pertanyakan UKL-UPL Perusahaan Air Minum Santri

Minggu, 28 Juli 2019 00:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
LSM di Pasuruan Pertanyakan UKL-UPL Perusahaan Air Minum Santri
Selamet Nugroho saat meninjau kantor Perusahan Air Minum Santri di Jl. Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Maraknya pengeboran air tanah di wilayah Kabupaten Pasuruan, khususnya oleh perusahaan air minum dengan tujuan komersil, mendapat sorotan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Salah satunya dari aliansi Gema Anak Bangsa (GAB).

Selamet Nugroho, Sekretaris Umum GAB menyoroti adanya beberpa perusahaan air minum di Pasuruan yang belum melengkapi Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Salah satunya adalah perusahaan air minum dalam kemasan Santri. 

Ia mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 16 tahun 2012 tentang pedoman penyusunan dokumen lingkungan hidup, bahwa sSetiap usaha/atau kegiatan yang tidak termasuk dalam kriteria wajib AMDAL, wajib memiliki UKL-UPL dan harus melaporkanya setiap 6 bulan sekali.

"Perusahaan air minum Santri ini di samping perusahaan ini sudah menjadi tuan di daerahnya sendiri, pemasarannya pun sudah hampir ke seluruh wilayah di Jawa Timur, bahkan Jakarta. Maka sebagai perusahaan yang dikelola putra daerah Pasuruan, harus bisa menjadi contoh yang baik bagi perusahaan lain yang sifatnya investasi di Pasuruan ini. Jangan malah nantinya menjadi perusahaan yang memberikan contoh tidak baik bagi perusahaan lainya," tuturnya.

Terkait hal ini, Selamet mengatakan akan melakukan audiensi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan langsung proses produksi serta melakukan kajian terhadap dampak produksi perusahaan tersebut bagi masyarakat luas. Baik dampak lingkungan UKL-UPL di dalamya, maupun proses transportasi pengirimannya yang menggunakan armada bertonase tinggi.

Sekadar informasi, air minum dalam kemasan Santri dikelola oleh perusahaan PT. Sidogiri Mandiri Utama dan berkantor di Jl. Wahidin Sudiro Husodo 211 Kelurahan Purut Rejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Wahid, salah satu karyawan dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengaku tidak tahu menahu terkait belum adanya UKL-UPL di perusahaan tempatnya bekerja. "Ada bagiannya sendiri mas kalau soal itu, saya tidak tahu," ujarnya.

Berita ini belum terkonfirmasi dari manajemen PT. Sidogiri Mandiri Utama selaku pemilik air minum dalam kemasan Santri. Sehingga kebenaran informasi yang disampaikan juga tidak bisa dipertanggungjawabkan. (par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...