Kamis, 02 Juli 2020 16:49

​Gubernur Khofifah: Festival Terang Merupakan Ajang Transfer of Attitude antara Orangtua dan Anak

Minggu, 21 Juli 2019 23:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Gubernur Khofifah: Festival Terang Merupakan Ajang Transfer of Attitude antara Orangtua dan Anak
Gubernur Khofifah berkesempatan membagikan secara langsung dan ikut memakaikan sepatu pada perwakilan anak-anak yang hadir. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan Festival Terang, merupakan ajang yang tepat untuk melakukan transfer of attitude antara orang tua dan anak. Terlebih lagi, kegiatan ini dihadiri oleh ribuan siswa dan orang tua SD swasta pra sejahtera dan Madrasah Ibtidaiyah dari seluruh pelosok Surabaya dan Gresik.

“Melalui kegiatan ini yang kita titikberatkan adalah edukasi membangun kebersamaan antara orang tua dan anak, dimana orang tua dan anak saling memberi semangat. Jadi bukan hanya sekedar pembagian sepatu,” terang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada acara Festival Terang Surabaya, di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu (20/7).

Khofifah menyampaikan, bahwa dirinya sempat menanyakan kepada anak-anak yang hadir apakah mereka saat akan ke sekolah mencium tangan orang tuanya, sebagian besar melakukannya. Namun demikian, saat orang tua terutama ibunya ditanya ternyata hanya sebagian yang kemudian mendoakan anaknya.

“Pada hari ini, doa orang tua utamanya ibu harus dikuatkan karena ujian dan godaan baik di luar maupun di dalam rumah cukup besar bagi upaya menjaga keselamatan anak-anak. Karenanya, lewat ajang ini mari kita saling mentrasformasikan sikap yang mulia dengan saling mendoakan,” urai orang nomor satu di Jatim ini.

Ditambahkan, dirinya juga menanyakan kepada anak-anak apakah doa mereka terhadap orang tuanya, dan ternyata hal ini banyak yang belum terkomunikasikan saat di sekolah. Oleh sebab itu, pihak sekolah tidak hanya di sekolah yang berbasis agama tetapi sekolah pada umumnya bisa menyampaikan ke anak didik untuk membiasakan mendoakan orang tuanya. Sehingga, kedua belah pihak baik orang tua dan anak saling mendo'akan.

“Saya minta di sekolah-sekolah menyampaikan ke semua anak didiknya akan pentingnya membiasakan untuk selalu mendoakan orang tua sebaliknya orang tua mendoakan anaknya.,” tukas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Khofifah berharap, dengan pembiasaan baik ini maka akan tercipta generasi emas di Jatim untuk menyiapkan Indonesia Emas pada tahun 2045. Generasi emas yang dimaksud yakni generasi yang memiliki kualitas lahir dan batin nya.

“Kita harus menyiapkan anak-anak Jatim menjadi generasi emas, serta memastikan bahwa mereka akan tersupport secara komprehensif,“ pungkas mantan Menteri Sosial ini.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga berkesempatan membagikan secara langsung dan ikut memakaikan sepatu pada perwakilan anak-anak yang hadir.

Turut hadir pada kegiatan ini, antara lain Yudi Latif Ph.D, anggota DPR RI Indah Kurnia, beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, serta pengurus Yayasan Indonesia Sejahtera. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...