Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

​Pemprov Jatim Gandeng IBI Untuk Turunkan AKI dan Stunting di Jatim

Minggu, 21 Juli 2019 21:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Pemprov Jatim Gandeng IBI Untuk Turunkan AKI dan Stunting di Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Timur di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jawa Timur menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan stunting di Jatim. Hal ini penting dilakukan karena kedua permasalahan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah/PR bagi Jatim.

“Banyak program yang bisa mempertemukan IBI dengan Pemprov Jatim, karenanya beberapa hal yang menjadi PR Jatim perlu dipetakan ulang dan disosialisasikan kembali,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Timur di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, Jumat (19/7) malam.

Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim berharap, IBI bisa menjadi ujung tombak di daerah-daerah utamanya yang jumlah kematian ibu, jumlah kematian bayi, dan stuntingnya masih tinggi. Apalagi, khusus permasalahan stunting telah menjadi kesadaran kolektif mulai dari Presiden hingga masyarakat. Bahkan, pihak Menkeu juga menyadari bahwa stunting perlu ditangani dengan serius.

“Pihak Kemenkeu menyadari bahwa seluruh energi telah diberikan untuk menyiapkan SDM berkualitas, tetapi kalau jumlah penduduk yang stunting tidak tereduksi maka akan menjadi beban,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Jatim ini menjelaskan, menurut data dari Dinkes Jatim berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) per 20 Juli 2019 prevalensi stunting balita di Jatim masih tinggi yakni sebesar 36,81%. Sedangkan, tiga daerah tertinggi prevalensinya yakni di Kota Malang sebanyak 51,7%, Kab. Probolinggo sebesar 50,2%, dan Kab. Pasuruan sebesar 47,6%.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 prevalensi stunting balita umur 0 sampai 59 bulan di Jatim mencapai 32,81%. Angka ini lebih tinggi dari prevalensi stunting nasional yakni sebesar 30,8%.

“Oleh Karena itu, percepatan pencegahan stunting ini perlu ada intervensi lewat kolaborasi dengan berbagai lembaga termasuk di dalamnya IBI,” pinta Khofifah yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Sosial pada Kabinet Kerja.

Ditambahkan, masih berdasarkan data Dinkes Jatim, jumlah kematian ibu di Jatim, tahun 2017 mencapai 529 orang per seratus ribu kelahiran hidup, dan tahun 2018 mencapai 522 orang. Sedangkan, untuk tahun 2019 hingga 19 Juli 2019 mencapai 263 orang. Jumlah kematian ibu tertinggi di Jatim per Januari hingga Juni 2019 antara lain berasal dari Kab. Jember, Kab. Banyuwangi Kab. Blitar dan Kab. Malang.

Sementara itu, Ketua IBI Jatim Lestari, SST, SH, M.Kes mengatakan, pihaknya siap untuk membantu Pemprov Jatim dalam menangani AKI, AKB, dan stunting. Terlebih lagi jumlah bidan yang tergabung di dalam IBI mencapai 30.598 orang dan tersebar di 38 kab/kota.

“Anggota kami berada di berbagai pelosok desa, karenanya kami siap mensosialisasikan dan mensukseskan program Pemprov Jatim. Insyaalloh teman-teman IBI siap ikut menangani hal ini,” jelasnya sembari menjelaskan program kerja IBI 100 hari ke depan salah satunya yakni aktif melakukan pembinaan di 38 kab/kota. (mdr/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...