Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

​Pelataran Diparkiri Alat Berat, Pemilik Warung Sate di Tuban Gelar Aksi Protes

Selasa, 16 Juli 2019 16:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Istihar
​Pelataran Diparkiri Alat Berat, Pemilik Warung Sate di Tuban Gelar Aksi Protes
Pemilik dan karyawati warung sate saat melakukan aksi protes.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara sembarangan parkir, kendaraan alat berat di pelataran Warung Sate Banyuurip yang berada di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban diprotoes pemilik dan karyawan warung, Selasa (16/7).

Mereka kesal lantaran keberadaan alat berat tersebut mengganggu pelanggan yang hendak parkir. Apalagi pemilik alat berat atau pelaksana proyek tak ada permisi sekalipun. Bahkan, tiga kendaraan alat berat itu sudah terparkir sejak 6 hari. Hal ini membuat pemilik dan karyawan semakin jengkel hingga melayangkan protes dengan menulis berbagai kecaman terhadap pemilik alat berat.

Maskuri (48) pemilik Warung Sate Banyuurip merasa dirugikan akibat ulah kontraktor tersebut. Ia menilai, pelaksana CV maupun PT tersebut ngawur dan tidak beradab. Sebab, menaruh alat berat sembarangan dan tanpa pemisi.

"Kalau parkir sehari dua hari tak masalah. Namun, kalau seminggu parkir berarti ini mencari masalah. Banyak pelanggan yang enggan mampir lantaran pelatarannya digunakan parkir tiga alat berat," ujar Maskuri kepada wartawan.

Untuk itu, Maskuri meminta pemilik CV atau PT untuk datang meminta maaf secara baik-baik. Menurutnya, sudah banyak pelanggan yang protes, karena keberadaan alat berat itu membuat susah parkir kendaraan lain yang hendak mampir makan.

"Pernah saya protes kepada pengawas dan mandor penggarap jalan. Namun, malah saya dipimpong dan itu katanya bukan urusannya. Ya jadinya begini saya protes dengan kami tempeli tulisan-tulisan kritik," timpalnya.

Mujoko Sahid, salah satu Tokoh Pemuda asal Kecamatan Bangilan yang kebetulan mampir di rumah makan sate itu juga menyangangkan ulah kontraktor tersebut. Ia mengakui, alat berat itu sangat mengganggu kenyamanan pelanggan. 

"Kami sebagai pelanggan jelas keberadaan alat berat itu mengganggu parkir kami," paparnya.

Ia pun menyarankan, agar pihak pihak penggarap proyek jalan juga dibekali safety skill dan safety sosial. "Hal itu perlu diperhatikan supaya tidak terkesan adigang adigung yang ujungnya membawa citra buruk terhadap pembangunan jalan. Supaya tidak mengganggu kenyamanan masyarakat," sarannya.

Terpisah, Heri pelaksana proyek PT Jala Karya Putra (Timbul Jaya Group) menuturkan, akan segera melakukan komunikasi dengan pengusaha warung makan yang lahannya ditempati alat berat miliknya. 

Secepatnya akan kita lakukan komunikasi aktif mas, kita tidak tahu kalau warung tersebut masih buka," pungkasnya.

Diketahui, terdapat proyek pengerjaan pengerukan dan pelebaran jalan provinsi arah Bojonegoro-Jatirogo, tepatnya di Desa Podang hingga Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan. Pengerjaan proyek ini rencananya berlangsung selama lima bulan. Dimulai sejak Mei hingga September 2019 yang dilaksanakan oleh PT Jala Karya anak perusahaan Timbul Jaya Group. (ahm/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...