Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep tak patah arang untuk mengembangkan Bandara Trunojoyo yang telah dikomersilkan sejak tahun 2018.
Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menuturkan, bandara di ujung pulau Madura itu akan dikembangkan dengan fasilitas hanggar khusus pesawat kecil. Dengan begitu, Fauzi bermimpi Bandara Trunojoyo akan menjadi pusat bengkel pesawat kecil di Indonesia.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
"Jadi kalau itu sudah terwujud, servisnya pesawat ATR-72, perintis, jet, akan ke sini semua. Jadi, tidak perlu lagi ke Singapura," kata Fauzi kepada wartawan di Surabaya, Jumat (13/7).
Fauzi menjelaskan, untuk mewujudkan mimpi besarnya itu, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan salah satu perusahaan BUMN. Bahkan, pihak ketiga yang akan berinvestasi itu sudah melihat langsung kondisi Bandara Trunojoyo.
"Ada pihak ketiga, kemarin sudah turun ke lapangan," imbuhnya.
Berdasarkan rencana, hanggar tersebut akan dibangun empat. Dengan begitu, masih perlu perluasan lahan sekira tiga hektare. Guna tidak mengganggu aktivitas penerbangan, maka landasan pacu pesawat komersil akan dibuat baru tepatnya di sisi utara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




