Selasa, 16 Juli 2019 08:05

Terdampar di Pantai Bambang, Ikan Paus Sepanjang 11 Meter jadi Tontonan Warga

Jumat, 12 Juli 2019 00:23 WIB
Editor: .
Wartawan: Imron Ghozali
Terdampar di Pantai Bambang, Ikan Paus Sepanjang 11 Meter jadi Tontonan Warga
Ikan Paus Sepanjang 11 meter mati membusuk dan terdampar di pantai Bambang, Lumajang.

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Seekor ikan paus yang mati membusuk di pesisir pantai Bambang, Dusun Rekasan, Desa Bago, Kecamatan Pasirian membuat heboh masyarakat setempat, Kamis (11/07) pagi.

Terdamparnya hewan mamalia itu pertama kali diketahui oleh Siyo (47) warga Desa setempat. Saat itu ia hendak pergi ke sawah yang lokasinya dekat dengan pesisir pantai Bambang. Saat itu Siyo melihat ada benda besar dan baunya menyengat, setelah didekati ternyata bangkai ikan paus yang berukuran panjang sekitar 11 meter.

Selanjutnya temuan tersebut dilaporkan kepada Kepala Dusun Rekasan dan Polsek Pasirian.

Personil Polsek Pasirian yang mendengar informasi tersebut segera mendatangi lokasi. Setelah berkoordinasi dengan masyarakat, anggota Polsek Pasirian mengajak Masyarakat dan Satgas Keamanan Desa setempat untuk mengubur paus tersebut di lokasi penemuan.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan, bahwa jajaran anggota Polsek Pasirian telah melaporkan adanya ikan mati jenis paus sepanjang 11 meter.

"Melihat kondisi ikan paus yang sudah membusuk tersebut dimungkinkan ikan paus sebesar 4 kali tubuh orang dewasa itu sudah mati beberapa hari yang lalu di lautan," ungkapnya.

Asral menduga ikan tersebut sudah mati sebelum mencapai bibir pantai. "Bangkai yang terombang ambing dilautan tersebut terseret ombak hingga ke pesisir dan terdampar di pantai Bambang," katanya.

Asral mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kelestarian laut, karena jika dilihat sebenarnya paus tersebut bisa tumbuh lebih besar lagi. Namun karena pencemaran di lautan, sehingga menyebabkan mamalia terbesar di lautan tersebut mati.

"Untuk ke depannya marilah kita jaga alam kita agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," ungkapnya lagi.

Atas penemuan bangkai ikan paus itu, Kapolres Lumajang akan melakukan penyelidikan. “Kami juga tetap akan melakukan penyelidikan tentang sebab-sebab kematian ikan paus tersebut, apakah ada perburuan ikan paus oleh nelayan atau sebab-sebab lain seperti pencemaran di lautan," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto mengatakan, pihaknya bersama perangkat desa akan mengubur ikan tersebut sehingga tidak menimbulkan penyakit. "Kami sepakat bangkai paus segera dikubur supaya tidak menimbulkan bau busuk, karena ukurannya yang sangat besar,” pungkas Agus.

Perlu diketahui ukuran paus yang ditemukan terdampar di pantai bambang, kecamaran Pasirian Lumajang berukuran Panjangnya 11 meter, Tinggi 100 cm, Lebar badan 150 cm, Jenis ikan paus belum diketahui dan ditemukan dalam kondisi mati dan sudah membusuk.(ron)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...