Senin, 22 Juli 2019 14:03

Tunggu Bahan Baku, Urus SIM di Ngawi Cuma Dapat Ini

Kamis, 11 Juli 2019 18:57 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Tunggu Bahan Baku, Urus SIM di Ngawi Cuma Dapat Ini
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP. Yanto Mulyanto.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Ngawi yang sedang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) harus sedikit bersabar. Pasalnya, bahan baku yang digunakan sebagai surat keterangan telah lulus ujian SIM sedang habis.

Tidak hanya untuk SIM, habisnya bahan baku tersebut juga berlaku bagi para wajib pajak yang kendaraannya ganti plat. Untuk sementara, warga yang dinyatakan telah lulus dalam ujian teori maupun praktik hanya mendapat surat keterangan lulus ujian SIM.

"Saya sudah dinyatakan lulus tetapi hanya diberi surat keterangan ini. Setelah SIM sudah jadi saya diminta untuk menukarkan kertas ini di kantor Satlantas," jelas Siti Robingah pada BANGSAONLINE.com, Kamis (11/07).

Hal senada juga dikeluhkan pada wajib pajak yang mengurus surat tanda nomor kendaraan (STNK) maupun tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Seperti halnya pengurus SIM, mereka juga hanya menerima selembar surat keterangan dari pihak kantor bersama Samsat Ngawi.

Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto menjelaskan adanya keterlambatan dari semua bahan baku tersebut. Bahwa keterlambatan semua bahan baku yang berkenaan dengan reg ident tersebut disebabkan pengiriman dari Korlantas Mabes Polri memang belum ada.

"Jadi untuk tiga bahan baku SIM, STNK dan TNKB kita menunggu kiriman dari korlantas, yang saat ini masih proses lelang di Mabes Polri," jelas Yanto Mulyanto saat dikonfirmasi.

Masih menurut Kasat Lantas bahwa pembuatan semua bahan baku ketiganya memang dari pusat dan seluruh Indonesia. Jikalau masih ada beberapa Polres yang masih dapat mencetak, berarti Polres tersebut masih mempunyai stok.

Sewaktu dikonfirmasi hingga kapan bahan baku ketiga barang tersebut, Yanto Mulyanto belum bisa memastikan. Sebab hal tersebut berkaitan dengan selesainya proses lelang di Korlantas dan pengiriman ke daerah.

Berkenaan dengan adanya keterlambatan proses pelayanan tersebut Yanto meminta maaf dan memohon pada warga untuk bersabar.

"Kita mohon maaf atas ketidak nyamanan dari pelayanan akan tetapi keterlambatan ini yang pasti kita sudah mengeluarkan surat yang sama dengan yang dibutuhkan warga, jadi jangan khawatir kalau salah saat dijalan," pungkasnya. (nal/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...