Jumat, 20 September 2019 05:05

Bupati Jember Siap Ikuti Mekanisme, Terkait Rencana Pemeriksaan KPK Perihal LHKPN

Senin, 08 Juli 2019 16:35 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Bupati Jember Siap Ikuti Mekanisme, Terkait Rencana Pemeriksaan KPK Perihal LHKPN
Faida, Bupati Jember. foto: Opsi

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Rencana KPK yang akan melakukan pemeriksaan terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sejumlah kepala daerah dan kepala dinas di wilayah Jawa Timur disambut baik oleh Bupati Jember, Faida. Bupati wanita pertama di Jember itu menyatakan siap mengikuti prosedur yang berlaku.

Saat sitemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jember Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Bupati Faida menyampaikan, terkait rencana pemeriksaan LHKPN merupakan prosedural standar yang wajar dilakukan.

"Hal itu perlu dikroscek dan saya senang KPK memfasilitasi itu di tingkat provinsi, sehingga kita tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta," kata Faida saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (8/7/2019).

"Hal itu tidak menjadi masalah, sehingga kita lebih mudah (jika akan dilakukan pemeriksaan). Karena semua difasilitasi di kantor gubernur," katanya.

Bupati Faida juga mengaku siap untuk diperiksa. "Intinya kita siap untuk diperiksa, kita sambut baik pemeriksan yang dilakukan oleh KPK tersebut," sambungnya.

Sekadar diketahui, saat ini tingkat kepatuhan penyelenggara negara di tingkat Pemkab Jember dalam melaporkan harta kekayaannya masih sebesar 56 persen. Ada sekitar 32 orang yang belum melaporkan hartanya.

Sementara, untuk anggota DPRD Jember terkait kepatuhan pelaporan harta kekayaan sebesar 86 persen. Ada 7 orang wakil rakyat yang belum melaporkan harta kekayaannya.

Terkait hal ini, Ketua DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengaku akan menghubungi para anggota dewan yang belum melaporkan hartanya. "Kita sudah dapat informasi itu, dan kita akan upayakan (menghubungi) secara by phone," kata Ardi.

Namun Legislator dari Gerindra ini enggan menyebutkan siapa saja anggota dewan yang belum menyampaikan harta kekayaannya itu, meskipun masa jabatannya akan habis. "Mungkin belum melaporkan karena sibuk terkait pemilu kemarin, karena banyak tersita waktunya tersita." pungkasnya. (jbr1/yud)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...