Rabu, 05 Agustus 2020 14:01

Bupati Jember Siap Ikuti Mekanisme, Terkait Rencana Pemeriksaan KPK Perihal LHKPN

Senin, 08 Juli 2019 16:35 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Bupati Jember Siap Ikuti Mekanisme, Terkait Rencana Pemeriksaan KPK Perihal LHKPN
Faida, Bupati Jember. foto: Opsi

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Rencana KPK yang akan melakukan pemeriksaan terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sejumlah kepala daerah dan kepala dinas di wilayah Jawa Timur disambut baik oleh Bupati Jember, Faida. Bupati wanita pertama di Jember itu menyatakan siap mengikuti prosedur yang berlaku.

Saat sitemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jember Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Bupati Faida menyampaikan, terkait rencana pemeriksaan LHKPN merupakan prosedural standar yang wajar dilakukan.

"Hal itu perlu dikroscek dan saya senang KPK memfasilitasi itu di tingkat provinsi, sehingga kita tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta," kata Faida saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (8/7/2019).

"Hal itu tidak menjadi masalah, sehingga kita lebih mudah (jika akan dilakukan pemeriksaan). Karena semua difasilitasi di kantor gubernur," katanya.

Bupati Faida juga mengaku siap untuk diperiksa. "Intinya kita siap untuk diperiksa, kita sambut baik pemeriksan yang dilakukan oleh KPK tersebut," sambungnya.

Sekadar diketahui, saat ini tingkat kepatuhan penyelenggara negara di tingkat Pemkab Jember dalam melaporkan harta kekayaannya masih sebesar 56 persen. Ada sekitar 32 orang yang belum melaporkan hartanya.

Sementara, untuk anggota DPRD Jember terkait kepatuhan pelaporan harta kekayaan sebesar 86 persen. Ada 7 orang wakil rakyat yang belum melaporkan harta kekayaannya.

Terkait hal ini, Ketua DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengaku akan menghubungi para anggota dewan yang belum melaporkan hartanya. "Kita sudah dapat informasi itu, dan kita akan upayakan (menghubungi) secara by phone," kata Ardi.

Namun Legislator dari Gerindra ini enggan menyebutkan siapa saja anggota dewan yang belum menyampaikan harta kekayaannya itu, meskipun masa jabatannya akan habis. "Mungkin belum melaporkan karena sibuk terkait pemilu kemarin, karena banyak tersita waktunya tersita." pungkasnya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...