Rabu, 08 Juli 2020 15:36

Kabupaten Pamekasan Penerima DBHCT Terbesar di Pulau Madura

Senin, 01 Juli 2019 01:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Erri Sugianto
Kabupaten Pamekasan Penerima DBHCT Terbesar di Pulau Madura
Kepala Bea dan Cukai Madura Latif Helmi saat bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Pamekasan mendapatkan aliran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) terbanyak dari empat kabupaten lainnya di pulau Madura, Jawa Timur.

Menurut Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Latif Helmi, hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 12/PMK.07/2019 tentang Rincian Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) menurut Daerah Provinsi Kabupaten/Kota Tahun 2019,

“Dana BHCHT untuk Pemkab Pamekasan sebanyak Rp 47.191.005.000,” ungkap Latif, Ahad (30/06/19).

Dana tersebut, lanjut Helmi, bisa dialokasikan untuk meningkatkan ekonomi dan juga yang lainnya. “Terkait mau dikelola apa, itu kami pasrahkan terhadap Pemkab Pamekasan. Kerena pihak pemerintah memahami tentang itu,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menjelaskan berbagai layanan maupun fasilitas kesehatan sebagian besar juga bersumber dari dana ini. Sehingga, tidak salah jika alokasi dana untuk jaminan kesehatan mencapai hingga separuh dari alokasi anggaran yang digelontorkan.

"Mungkin belum banyak yang tahu, kalau kita berobat ke rumah sakit dengan biaya murah menggunakan kartu BPJS, subsidi itu berasal dari cukai rokok. Termasuk juga untuk pembangunan rumah sakit daerah, serta pengadaan alat-alat kesehatan yang sudah dirasakan oleh warga Pamekasan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Harun anggota DPRD Pamekasan dari Komisi II mengatakan, dengan dana sebesar itu seharusnya Pemkab Pamekasan bisa mengalokasikan dana tersebut semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat.

"Utamanya di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang sangat diperlukan masyarakat," tutur politikus PKS tersebut.

"Kami di DPRD akan tetap mengawasi peruntukan DBHCHT tersebut. Kami sarankan dana tersebut lebih banyak dialokasikan ke BPJS kesehatan," pungkasnya. (err/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...