Minggu, 15 Desember 2019 02:25

Empat Komisi DPRD Gresik Dalami Pertanggungjawaban APBD 2018

Selasa, 25 Juni 2019 16:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Empat Komisi DPRD Gresik Dalami Pertanggungjawaban APBD 2018
Komisi IV DPRD Gresik saat melakukan pendalaman Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Selama tiga hari, terhitung mulai Senin-Rabu (24-26/9), empat Komisi DPRD Gresik melakukan pendalaman terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) APBD 2018, di salah satu hotel Kabupaten Pasuruan.

Pendalaman ini sebagai tindaklanjut pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) PP APBD Tahun Anggaran 2018 yang dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran (Timang) Pemkab Gresik yang telah melakukan pembahasan dan menyampaikan laporannya kepada semua anggota DPRD Kabupaten Gresik.

"Pembahasan tingkat komisi ini sebagai bentuk pendalaman terhadap pelaksanaan APBD 2018 di masing-masing OPD mitra," ujar Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, Selasa (25/6).

Menurut Nurhamim, ada sejumlah hal yang didalami oleh DPRD Gresik mengacu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2018 yang mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Di antaranya, sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) APBD tahun 2018 sebesar Rp 361.997.261.365,72. "Silpa ini tengah kami dalami di saat banyaknya kegiatan yang tak bisa terbayar di tahun 2018, dan program-program krusial seperti infrastruktur, kemiskinan, pengangguran dan lainnya," terang Ketua DPD Golkar Gresik ini.

"Kondisi ini diperlukan pengawasan dan mengefektifkan monitoring agar program pemerintah bisa berjalan maksimal," sambungnya.

Selain itu, lanjut Nurhamim, pada tahun 2018 kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih banyak yang belum maksimal, khususnya dalam menggali pendapatan. "Terbukti (sejumlah OPD, Red) tak bisa memenuhi target," ungkapnya.

Ia kemudian mencontohkan pajak rumah makan dan restoran yang ditarget sebesar Rp 20.000.000,  hingga bulan Desember 2018 hanya terealisasi sebesar Rp 915.000 atau 4,58 persen. "Ini jauh dari target," tuturnya.

Persolan lain yang didalami DPRD adalah simpanan deposito oleh Pemkab Gresik sebesar Rp 250 miliar di Bank Jatim. "DPRD mempersoalkan deposito yang begitu besar mengingat masih banyak infrastruktur yang sangat mendesak untuk diperbaiki dan juga kepentingan masyarakat yang belum terakomodir," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan catatan kepada PD. BPR Bank Gresik yang pada 2018 ditarget memberikan pendapatan dan laba/deviden sebesar Rp 1.130.000.000,00, namun hanya terealisasi sebesar Rp 898.223.260,68 atau 79,40 persen.

"DPRD meminta manajemen PD. BPR Bank Gresik untuk melakukan terobosan-terobosan cerdas dalam pemasaran untuk kemajuan perusahaan," pintanya.

Nurhamim juga memberikan atensi pada anggaran Tunjangan Tambahan Penghasilan PNS (TTP) yang pada tahun 2018 bertambah. Yakni sebesar Rp 91.296.542.719,00 dan terealisasi sebesar Rp. 86.592.770.550,00 (94,85 persen), atau terjadi kenaikan dari tahun 2017 sebesar Rp 77.205.071.412,00.

"Diharapkan, dengan adanya kenaikan tunjangan tersebut kinerja ASN lebih baik," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 14 Desember 2019 23:59 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Crystal Universe, akan menjadi andalan di Milenial Glow Garden (MGG), salah satu wahana baru Jatim Park 3 yang di-launcing pada Sabtu (14/12). Betapa tidak, di ruangan ini pengunjung akan dipikat dengan keindahan 5.433 l...
Sabtu, 14 Desember 2019 13:01 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Mengerikan! Itulah gambaran sikap saling serang atau saling bully antar penganut agama di media sosial (medsos). Tanpa risih dan tedeng aling-aling mereka saling serang dengan memakai kata-kata kasar, sadis, dan kejam. Mere...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...