Kamis, 28 Mei 2020 07:55

Soal Proyek Pipanisasi, Camat Senori Minta Pelaku Usaha Pengolahan Gas Alam Komunikatif dengan Warga

Selasa, 18 Juni 2019 18:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Istihar
Soal Proyek Pipanisasi, Camat Senori Minta Pelaku Usaha Pengolahan Gas Alam Komunikatif dengan Warga
Jaringan pipa PT BAG tampak melintang di areal sawah dan JUT milik petani.

TUBAN, BANGSAONLINE.com – Rencana produksi Compressed Natural Gas (CNG) dan pemasangan jaringan pipa sepanjang delapan kilometer oleh PT Bahtera Abadi Gas (BAG) di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori mendapatkan respons dari pemerintah setempat, Selasa (18/6).

Camat Senori Sudarto mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya rencana produksi CNG dari sumber gas lapangan Tapen karena akan memberi manfaat kepada warga sekitar yang terdampak proyek tersebut. Namun, ia juga berharap agar proyek itu disosialisasikan secara maksimal, sehingga tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan, utamanya masyarakat.

“Kita memberikan kesempatan kepada siapa pun investor untuk mengelola sumber daya alam. Namun, minimal adanya pertemuan dari dua pihak supaya dapat beriringan dan komunikasi dua arah dapat berjalan saat produksi berjalan," katanya.

"Di satu sisi membuka selebar-lebarnya, memberi dukungan pengelolaan dan produksi gas alam. Namun, pemerintah juga memiliki kepentingan kesejahteraan warga agar di kemudian hari tidak terjadi persoalan klasik," tuturnya.

“Bagaimanapun juga, kita berharap terciptanya hubungan baik, harmonis dapat beriringan baik dari warga dan perusahaan. Sehingga, dengan jalinan komunikasi dua arah, baik dari pihak perusahan sendiri dalam mengerjakan pipanisasi dan memproduksi sumber gas aman, lancar, dan baik," paparnya.

Sementara itu, salah satu warga Dusun Tapen Desa Sidoharjo, Susilo Edi menyebutkan, bahwa proyek penanaman jaringan pipa dari sumber gas lapangan Tapen itu melintasi area persawahan dan Jalan Usaha Tani (JUT) milik warga. Hal ini disoal oleh mereka, karena JUT tersebut menjadi akses para petani setempat.

"Warga meminta perusahaan untuk menghentikan pengerjaan galian proyek pipanisasi dan meminta tolong kepada perusahan agar mobil pengangkut mesin alat las untuk tidak melewati jalan JUT. Mengingat, tonase kendaraan yang dapat merusak JUT dan lahan petani," tegasnya. (ahm/rev) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...