Senin, 23 September 2019 08:50

Hilangkan Istilah Sekolah Favorit, PPDB SMP di Pasuruan Mulai Gunakan Sistem Zonasi

Senin, 17 Juni 2019 21:28 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Hilangkan Istilah Sekolah Favorit, PPDB SMP di Pasuruan Mulai Gunakan Sistem Zonasi

PASURUAN, BANGSAONLINE,com - Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan mulai menerapkan sistem zonasi dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tingkat SMP di Tahun Ajaran 2019/2020. Langkah ini diberlakukan untuk menghilangkan istilah sekolah favorit yang setiap tahun menjadi rebutan orang tua murid menyekolahkan anak mereka.

Hal tersebut disampaikan Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah kepada BANGSAONLINE.com. Sesuai aturan pemerintah, mulai tahun ajaran 2019/2020, PPDB tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Pasuruan menggunakan aturan sistem zonasi.

Dalam PPDB SMP tahun ini, 90% ditentukan zonasi tempat tinggal (siswa baru) dan 5% di antaranya diperuntukkan siswa di daerah perbatasan. Sementara itu, 5% lainnya ditentukan dari jalur berprestasi, baik akademik maupun non akademik, dan 5% untuk siswa pindahan dari sekolah lain. Ini sesuai dengan Permendikbud no 51 tahun 2018 tentang PPDB.

Ia menambahkan, untuk jalur zonasi, tolok ukurnya adalah dusun asal calon siswa baru dengan jarak terdekat dengan sekolah. Jadi untuk siswa yang jarak tempat tinggalnya paling dekat, secara otomatis akan diterima, tanpa melihat SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional).

"Untuk PPDB di SMPN se-Pasuruan akan menerapkan sistem zonasi. Masyarakat rumah tinggalnya dekat dengan sekolah yang bertempat tinggal di dusun terdekat dengan sekolah, langsung diterima tanpa melihat NUN atau SKHUN. Tidak usah khawatir tidak bisa diterima," tambahnya.

Ia menyebutkan, sistem zonasi juga diberlakukan untuk menghindari praktik jual beli kursi siswa di sekolah favorit. Sebab, sering kali orangtua memaksakan anaknya untuk masuk ke sekolah favorit dengan cara pintas.

”Cara ini merupakan upaya untuk menghindari praktik jual beli kursi orangtua murid agar anak mereka bisa diterima di sekolah favorit,” jelasnya. (bib/par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...