Senin, 22 Juli 2019 07:26

Khofifah: Tingkatkan Komunikasi Perdagangan Antar Daerah

Jumat, 14 Juni 2019 21:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Khofifah: Tingkatkan Komunikasi Perdagangan Antar Daerah
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tinjau langsung PT. Dimas Reiza Perwira, perusahaan cold storage ikan Bandeng dan Patin di kawasan Rungkut Industri Surabaya. Hal ini dilakukan Khofifah untuk menindaklanjuti harga ikan bandeng yang sempat turun beberapa hari kemarin di Lamongan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pawaransa meminta semua pihak, terutama pemerintah daerah untuk meningkatkan komunikasi perdagangan antar daerah secara intensif. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan secara real dan cepat, khususnya bagi petani.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim saat melakukan peninjauan di PT. Dimas Reiza Perwira, Rungkut Industri III No. 34, Surabaya, Jumat (14/6).

Dijelaskan, salah satu contoh pentingnya berkomunikasi dengan daerah terkait perdagangan adalah pada komoditi bandeng. Apalagi beberapa waktu lalu, terjadi over supply. Banyak keluhan di beberapa daerah mengalami over supply, sehingga harga bandeng sangat murah.

“Identifikasi awal adalah banyak wilayah yang membutuhkan cold storage untuk menyimpan bandeng yang sudah dipanen,” ujarnya.

Namun demikian, setelah ditelusuri penyebab utama harga anjlok adalah over supply bandeng. Hal tersebut merupakan indikasi kurangnya komunikasi antara petani bandeng dengan perusahaan. Perusahaan menjadi sumber utama penyerap bandeng para petani. Sebagian besar perusahaan tersebut buka pada hari Rabu, sedangkan para petani memanennya pada hari Minggu.

“Apabila para petani mendapatkan info dan mau menahan beberapa hari untuk memanen bandeng, maka tidak akan terjadi over supply yang menyebabkan harga bandeng anjlok,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ke depan Gubernur Khofifah meminta agar ada langkah antisipasi lebih lanjut tentang pentingnya komunikasi secara efektif dan intensif antara pemerintah daerah dan para petani bandeng. Disperindag Jatim harus berkomunikasi dengan para pengepul dan petani sehingga masa panen tambak yang tepat bisa terkonfirmasi.

Khofifah juga meminta petani bandeng mengantisipasi perubahan iklim yang bergerak tidak terduga. Musim kemarau dan hujan bisa berganti sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, masa tabur benih harus diperhatikan.

PT. Dimas Reiza Perwira merupakan perusahaan pengolahan bandeng. Perusahaan yang berdiri di lahan seluas 3.000 m2 ini sudah mengekspor bandeng ke beberapa Negara di antaranya China, Korea, dan Taiwan. Setiap hari bisa memproduksi bandeng tanpa duri sebanyak 1 ton/hari, patin fillet 5 ton/ hari, dan bandeng umpan 15-20 ton/hari. Setiap bulannya sanggup mengekspor 7-15 kontainer atau setara 175-350 ton/bulan. (mdr/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...