Selasa, 16 Juli 2019 08:03

Kunjungi Pasar Ikan Lamongan, Gubernur Khofifah Disambati Petani Tambak

Kamis, 13 Juni 2019 17:00 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Kunjungi Pasar Ikan Lamongan, Gubernur Khofifah Disambati Petani Tambak
Gubernur Jatim Khofifah didampingi Bupati Fadeli saat kunjungan ke pasar ikan Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kamis (13/6) pagi berkunjung ke Pasar Ikan Lamongan. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini langsung disambati terkait anjloknya harga ikan oleh sejumlah petambak.

Para pedagang dan petani tambak tak sungkan mengutarakan keluh kesahnya. Ia meminta pemerintah provinsi turun tangan menangani permasalahan tersebut. "Bu Gubernur tolong, harga ikan bandeng saat ini turun drastis, tolong kami," kata salah seorang petani tambak Kariyah.

Kariyah mengaku, saat ini harga ikan bandeng anjlok menjadi Rp 2 ribu hingga 5 ribu per kilo. Padahal sebelumnya harga ikan bandeng bisa mencapai 8 hingga 10 ribu per kilogram. Anjloknya harga ikan bandeng ini jelas membuat para petani tambak khususnya merugi. Pasalnya keuntungan hasil panen tidak sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan saat merawat ikan bandeng.

"Tidak sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan, kami jelas dirugikan dengan anjloknya harga ikan bandeng sekarang," tambahnya.

Menyikapi hal ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan mencari solusi yang terbaik bagi para petani tambak, seperti memetakan kebutuhan cold storage di semua tempat pelelangan ikan. Nantinya, cold storage harus ada di tiap-tiap tempat pelelangan ikan, termasuk di pasar ikan Lamongan. Selain itu, kebutuhan pabrik pengelolaan ikan terutama bandeng harus bisa menyerap hasil panen para petani tambak.

"Jadi kebutuhan akan cold storage ini juga sudah dilakukan pemetaan di tempat lain seperti di Probolinggo, dan kemarin kita sudah ketemu sama pak wali kota sana membahas persoalan ini," katanya.

Sementara, adanya penurunan harga ikan bandeng di Lamongan dipengaruhi oleh adanya over suplai dari petani yang lebih dini memanen ikan mereka yang masih kecil. Petani sendiri terpaksa harus memanen ikan mereka yang masih kecil, karena saat ini sudah memasuki masa tanam padi. Agar tidak terjadi over suplai, dibutuhkan juga cold storage di pelelangan ikan agar ikan bisa bertahan lebih lama.

"Karena sudah memasuki masa tanam, jadi ikan yang masih kecil-kecil itu sudah dipanen. Ke depannya kita minta para petani juga harus bisa membuat kalender sehingga pada saat musim tanam padi hal ini tidak berbenturan," imbuhnya.

Rencananya dalam waktu dekat ini, Khofifah juga akan melakukan komunikasi dengan sejumlah perusahaan yang bahan bakunya mengelola ikan bandeng. Lima perusahaan yang ada di kota pahlawan tersebut diharapkan dalam waktu dua atau tiga hari ini dapat menyerap hasil panen ikan di Lamongan.

Ditambahkan Khofifah, sebenarnya anjloknya harga ikan ini adalah masalah dari hulu ke hilir. "Untuk itu kita akan mengurai solusinya dan masyarakat petani tambak tidak terus-terusan merugi," pungkasnya. (qom/rev) 

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...