Senin, 24 Juni 2019 16:40

Bupati Arifin Berharap Perayaan Ketupat Bisa Jadi Festival dan Tercatat Dalam Rekor Muri

Rabu, 12 Juni 2019 17:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Bupati Arifin Berharap Perayaan Ketupat Bisa Jadi Festival dan Tercatat Dalam Rekor Muri
Tumpeng atau Gunungan Ketupat Raksasa saat diarak ke lapangan Kecamatan Durenan. foto: HERMAN S/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sudah menjadi tradisi bagi warga Kecamatan Durenan dan Trenggalek menggelar perayaan ketupat tiap tahun, tepatnya sepekan setelah merayakan hari raya Idul Fitri, seperti yang digelar Rabu (12/6).

Kali ini, perayaan ketupat yang digelar di Kecamatan Durenan terbilang cukup meriah. Ribuan ketupat yang dibentuk layaknya sebuah tumpeng raksasa diarak dari Pondok Pesantren Babul Ullum menuju lapangan kecamatan Durenan.

Ribuan orang termasuk Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin beserta istri dan anak-anaknya turut serta berjalan kaki mengikuti rombongan arak-arakan tumpeng ketupat raksasa menuju lapangan Kecamatan Durenan.

Dikonfirmasi di sela-sela kegiatan perayaan ketupat, Bupati Arifin mengatakan jika pihaknya berharap agar kegiatan ini ke depannya bisa dikolaborasikan menjadi sebuah festival. "Pemda ingin memaksimalkan bagaimana budaya ini bisa kita kolaborasikan untuk bisa menjadi festival yang bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya oleh masyarakat Trenggalek," katanya, Rabu (12/6).

Dikatakan oleh Arifin, bahwa perayaan ketupat ini merupakan akulturasi antara kebiasaan berpuasa syawal yang kemudian dilanjutkan dengan perayaan ketupat oleh warga sekitar.

Ia kemudian menerangkan, awalnya perayaan ketupat ini hanya dilakukan oleh sebuah komunitas kecil, dan sekarang telah menjadi kepemilikan seluruh masyarakat Trenggalek. Bahkan katanya, perayaan ketupat ini bisa dinikmati oleh kabupaten tetangga seperti Tulungagung dan sekitarnya.

Ia pun berharap ke depan perayaan ketupat ini bisa dikemas dalam bentuk yang lebih megah lagi dari tahun ini, dengan harapan agar masuk dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). "Dan kita tahun depan merencanakan salah satunya festival kupat ini bisa memecahkan rekor Muri, karena tahun ini diagendakan lomba pembuatan ketupat terbanyak," tuturnya.

Sekadar diketahui, perayaan ketupat ini selain digelar di Kecamatan Durenan juga digelar di Kecamatan Trenggalek, tepatnya di Kelurahan Kelutan Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. (man/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...