Selasa, 18 Juni 2019 06:29

Tafsir Al-Isra' 47-48: Siapa yang Tidak Waras?

Jumat, 07 Juni 2019 20:59 WIB
Editor: Redaksi
Tafsir Al-Isra
Ilustrasi

Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag

47. Nahnu a’lamu bimaa yastami’uuna bihi idz yastami’uuna ilayka wa-idz hum najwaa idz yaquulu alzhzhaalimuuna in tattabi’uuna illaa rajulan mashuuraan.

Kami lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan sewaktu mereka mendengarkan engkau (Muhammad), dan sewaktu mereka berbisik-bisik (yaitu) ketika orang zalim itu berkata, “Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir.”

48. Unzhur kayfa dharabuu laka al-amtsaala fadhalluu falaa yastathii’uuna sabiilaan.

Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan untukmu (Muhammad); karena itu mereka menjadi sesat dan tidak dapat lagi menemukan jalan (yang benar).


TAFSIR AKTUAL

Dalam berbagai ayat studi sebelumnya kita tahu, bahwa ada beberapa kata hinaan yang ditujukan kepada pribadi nabi Muhammad SAW, seperti Sahir (tukang sihir), Mashur (terkena sihir), Majnun (gila), Kahin (dukun perewangan), sya'ir (pujangga penyair), dan lain-lain ternyata tidak mempan mempengaruhi publik, maka Alqur'an balik bertanya, sesungguhnya yang tidak waras itu siapa?

Pada ayat studi ini ditegaskan, perhatikanlah, betapa usaha mereka menggelarimu dengan berbagai sebutan negatif, penyihir, penyair, gila dan lain-lain, tetapi itu semua justru malah menenggelamkan mereka masuk lebih dalam ke lembah kesesatan hingga tidak menemukan jalan keluar menyelamatkan diri "fadhalluu falaa yastathii’uuna sabiilaan".

Pelajaran dari ayat ini adalah, janganlah kita terus-menerus menaruh kebencian kepada orang lain, sibuk menghabisi dengan berbagai tuduhan dan fitnah negatif (hoax), karena bisa jadi perbuatan tersebut berefek balik ke diri kita secara buruk sekali. Kita sibuk merusak orang lain, akibatnya lalai meningkatkan prestasi diri sendiri. Sementara orang lain terus berusaha memperkokoh diri dengan sabar dan meningkatkan kualitas diri.

Pada akhirnya, orang yang kita cemooh telah berhasil meraih prestasi, makin dewasa dan makin kuat, makin dipercaya ummat dan makin mapan, sementara kita yang mencemooh berjalan di tempat dan terpuruk. Jika tidak segera mengubah perilaku, maka kita terus-menerus menjadi penghasut yang merugikan diri sendiri. Kita berlindung diri kepada Allah SWT dari perbuatan zalim.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...