Makmun, Komisioner KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - KPU Gresik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Kabupaten Gresik, khususnya para pemilih. Sebab, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 melebihi target yang ditetapkan KPU.
Dikatakan Makmun Komisioner KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas, pada Pemilu 2019 tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Gresik mencapai 84 persen, lebih tinggi dibandingkan target yang dipatok KPU RI sebesar 77,5 persen.
BACA JUGA:
- Targetkan 9 Kursi di Pemilu 2029, Golkar Gresik Gencarkan Konsolidasi hingga Tingkat Desa
- Audiensi Dugaan Korupsi KPU Gresik dengan Kejaksaan, Genpatra Siap Beri Data Tambahan
- Pindah ke Kejati Kalsel, Nana Riana Wariskan Perkara Korupsi Pilkada Gresik
- DPC Alumni GMNI Gresik Dukung Langkah Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024
Angka tersebut juga lebih tinggi dari partisipasi Pemilu 2014 yang hanya mencapai 73 persen. "Sehingga, ada angka peningkatan partisipasi pemilih (dari Pemilu sebelumnya, red) mencapai 10 persen," terang Makmun kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (30/5) malam.
"Kami mengapresiasi kepada masyarakat Gresik yang telah menggunakan hak pilihnya. Hal ini merupakan wujud nyata peningkatan kedewasaan berpolitik kita, dan masyarakat mengerti tentang pentingnya pemilu dan demokrasi di kota santri ini," terangnya.
Menurut Makmun, Pemilu 2019 merupakan pemilu yang luar biasa. Sebab, pertama kalinya masyarakat melaksanakan pemilu serentak, dan KPU Gresik bisa melaksanakannya dengan lancar, aman, dan damai. "Semoga keberhasilan Pemilu 2019 ini menjadi bekal kita menuju Pilkada tahun 2020," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




