Senin, 23 September 2019 16:59

Empat KA Terlambat Akibat Anjloknya KA Lodaya, DAOP 7 Madiun Mohon Maaf

Kamis, 30 Mei 2019 10:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Utomo
Empat KA Terlambat Akibat Anjloknya KA Lodaya, DAOP 7 Madiun Mohon Maaf

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Anjloknya Kereta Api (KA) Lodaya no K2.08629 di petak jalan antara Lebakjero-Nagreg, tepatnya di Kilometer 193-192, Rabu (29/5) petang kemarin mengakibatkan keterlambatan pada KA lainnya. 

Ixfan Hendriwintoko Manajer Humas Daop 7 Madiun membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, anjloknya KA Lodaya mengakibatkan adanya rintang jalan (rinja) di petak jalan tersebut, sehingga menyebabkan sejumlah KA mengalami keterlambatan.

"Sudah langsung ditangani dan pada pukul 20.21 pada roda yang anjlok telah terangkat kembali. Guna menjaga pelayanan dan kelancaran, KAI Daop 2 telah melakukan evakuasi penumpang KA Lodaya tambahan dengan langkah operstaven menggunakan bus," tutur Ixfan dalam rilisnya.

Adapun KA yang mengalami keterlambatan yakni yang akan menuju ke arah Timur, baik tujuan ke Daop 7 maupun yang melintas wilayah Daop 7. KA harus merubah pola operasi yang tadinya rute Bandung-Banjar- Kroya, menjadi Bandung-Purwakarta, Cikampek-Purwokerto-Kroya.

Berikut KA yang mengalami kelambatan terpantau pada pukul 06.15 WIB:

1. KA 50A (Turangga) posisi Stasiun Kemiri lambat 100 menit

2. KA 112A (Mutiara Selatan) posisi Stasiun Kutoarjo lambat 344 menit

3. KA 92 (Malabar) posisi Stasiun Kutowinangun lambat 457 menit

4. KA 182A (Kahuripan) posisi Stasiun Ijo lambat 352 menit.

Sementara bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan tersebut, Ixfan memperkenankan pembatalan tiket dengan kompensasi pengembalian biaya penuh seharga yang tertera pada tiket.

"Kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan karena terganggu kenyamanan perjalanannya, akibat adanya gangguan perjalanan," kata Ixfan.

Sampai saat ini kata Ixfan, Daop 2 Bandung masih menyelidiki penyebab terjadinya rintang jalan (Rinja). (hen/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Senin, 23 September 2019 13:14 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. Inna ‘ibaadii laysa laka ‘alayhim sulthaanun wakafaa birabbika wakiilaan“Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...