Kamis, 19 September 2019 20:34

Ikuti Darul Arqom, Siswa SMAMITA Sidoarjo Belajar Tentukan Arah Kiblat

Selasa, 28 Mei 2019 00:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Ikuti Darul Arqom, Siswa SMAMITA Sidoarjo Belajar Tentukan Arah Kiblat
BELAJAR: Siswa SMAMITA saat mendapatkan materi tentang penentuan arah kiblat, Senin (27/5). foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Fenomena Roshdul Kiblat atau penentuan arah kiblat menarik untuk disimak oleh umat muslim, tak terkecuali di daerah Surabaya dan sekitarnya.

Diantara yang tertarik, sejumlah siswa SMA Muhammadiyah Taman (SMAMITA) Sidoarjo, dengan belajar materi penentuan arah kiblat saat pelaksaan Darul Arqom, Senin (27/5).

Kegiatan ini digelar di Rooftop Lantai 9 Smamita Tower. Para siswa SMAMITA belajar dipandu oleh Ustadz Syamsu Alam Drajat, selaku instruktur.

Menurut dia, fenomena Rosdhul Kiblat (penentuan arah kiblat) setiap tahun terjadi dua kali dalam putaran hitungan tahun Masehi. "Pertama terjadi di bulan Mei pada tanggal 27 dan di tahun 2019. Kemudian pasti terjadi pada tanggal dan bulan yang sama,” cetusnya, Senin (27/5).

Syamsu yang juga lumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang membidangi Ilmu Falak ini menguraikan fenomena kedua datang pada tanggal 15 dan 16 Juli 2019 mendatang.

Namun, perbedaan dari keduanya terletak pada waktunya saja. Untuk bulan Mei pukul 16:18 WIB. Sedangkan bulan Juli terjadi pukul 16:27 WIB.

“Dengan adanya fenomena ini, semua pakar ilmu falak dan pakar astronomi bisa dipastikan melakukan hal yang sama. Karena sudah menjadi tradisi turun menurun. Ini bagian akurasi seratus persen bayangan tepat di atas Ka’bah," imbuh alumni SMAMITA Tahun 2013 ini.

Selain itu, kata Syamsu, berdasarakan himbauan Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pada tanggal itu diharap memverivikasi ulang arah kiblat di setiap tempat, baik di masjid maupun musala masing-masing.

"Apalagi penentuan arah kiblat ini, tidak memerlukan alat yang mahal. Hal ini sederhana dan bisa dikatakan tanpa mengeluarkan biaya. Cukup berdiri pada jam itu, maka banyangan kita itu menunjukkan arah kiblat," tegasnya.

Haedar Muhammad, siswa SMAMITA kelas XI IPA-3 yang ikut kegiatan ini, mengaku berdasarkan materi yang sudah dijelaskan itu, dirinya bisa menentukan arah kiblat karena sudah tahu ilmunya.

"Semoga dengan metode yang diajarkan, kami dapat membenarkan arah kiblat masjid atau musala yang ada di sekitar lingkungan kita,” ungkap Haedar Muhammad. (sta/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...