Senin, 23 September 2019 15:01

Berdayakan Ekonomi Warga Eks Lokalisasi, Risma Siap Sulap Wisma Barbara Jadi Taman Anggrek

Senin, 20 Mei 2019 02:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Berdayakan Ekonomi Warga Eks Lokalisasi, Risma Siap Sulap Wisma Barbara Jadi Taman Anggrek
Wali Kota Risma saat menghadiri acara buka puasa bersama warga Sememi dan Klakah Rejo, Minggu (19/5). foto: YUDI ARIANTO/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menyejahterakan warga eks lokalisasi patut diacungi jempol. Pasalnya, berbagai program pembinaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus gencar dilakukan. Seperti halnya kepada warga di eks lokalisasi Sememi dan Klakah Rejo, Kecamatan Benowo, Surabaya.

"Karena saya sebagai umaro, saya berkewajiban bagaimana saya bisa menyejahterahkan warga Surabaya. Saya harap sekali lagi, panjenengan (anda) semuanya tidak menjadi penonton, ayo kita berusaha," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menghadiri acara buka puasa bersama warga Sememi dan Klakah Rejo di Masjid At-Taqwa, Jalan Klakah Rejo No. 9, Kelurahan Klakahrejo, Kecamatan Benowo Surabaya, Minggu (19/5).

Risma mengatakan agar masyarakat di eks lokalisasi mampu bertahan secara ekonomi, pihaknya mengajak warga untuk bisa memanfaatkan koperasi-koperasi yang dikelola secara mandiri. Karena itu, ia mengimbau kepada warga di sana agar bersungguh-sungguh untuk mengelola koperasi tersebut. 

Ia menjelaskan dengan adanya koperasi-koperasi tersebut, masyarakat akan mandiri dan sejahtera secara ekonomi. Sehingga diharapkan tidak ada lagi warga di eks lokalisasi yang kekurangan ekonomi, bahkan sampai terjerat utang piutang rentenir. "Karena saya pingin panjenengan (anda) semua berhasil, panjenengan (anda) semua warga Sememi dan Klakah Rejo bisa sukses melalui koperasi itu," jelasnya.

Dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, Risma mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya bakal membangun wisata baru berupa taman anggrek untuk mendatangkan wisatawan. Dengan adanya kebun anggrek tersebut, diharapkan juga berdampak pada meningkatnya ekonomi warga sekitar. 

"Insya Allah tahun ini, kita akan buat taman anggrek di sini. Saya harap warga nanti bisa menikmati hasilnya. Ini akan menjadi wisata baru yang akan menarik pengunjung untuk datang," ungkapnya.

Selain melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat eks lokalisasi melalui koperasi dan taman anggrek, Risma juga mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya memiliki program di bidang pendidikan, seperti beasiswa pramugari dan pilot. Ia mengajak para orang tua di eks lokalisasi agar memanfaatkan program tersebut untuk mengubah masa depan anak-anaknya supaya lebih baik.

"Anak-anak harus punya masa depan, putra-putri panjenengan (anda) harus lebih baik dari orang tuanya. Kita harus jadikan anak-anak bisa mengangkat derajat kita," tuturnya bersemangat. 

Risma menyampaikan bahwa dampak yang ditimbulkan dari adanya lokalisasi sangat luar biasa. Bukan hanya dampak masalah sosial, tapi juga pendidikan kepada anak, bahkan sampai datangnya berbagai penyakit. Oleh karena itu, sejak tahun 2013 pihaknya bersama warga berkomitmen untuk berhijrah, mengubah kawasan ini menjadi lebih baik.

“Saya kepingin panjenengan (anda) semua berhasil, nanti kalau JLLB (Jalur Lingkar Luar Barat) jadi dan box culvert bisa tertutup, nanti juga akan menjadi akses perekonomian warga di sini,” pungkasnya.

Lurah Sememi, Kecamatan Benowo Surabaya, Ferdi Ardiansyah menambahkan, rencananya taman anggrek itu berada di eks lokalisasi Gedung Wisma Barbara, Jalan Sememi Jaya Gang II Surabaya. Saat ini, Pemkot Surabaya sedang fokus melakukan pembangunan tahap pertama untuk green house yang berada di sisi utara gedung tersebut.

Ferdi mengungkapkan, pembangunan taman anggrek akan dilakukan secara bertahap. Setelah sisi utara Gedung Wisma Barbara selesai, pembangunan akan dilanjutkan di sisi depan dan belakang. “Luasan lahan yang saat ini sedang dikerjakan Pemkot Surabaya untuk green house sekitar 300 x 400 meter persegi. Nanti luasan totalnya mencapai 1 hektar, sementara untuk pengelolahnya dari Dinas Pertanian,” ujarnya.

Selain proses pembibitan, Pemkot Surabaya juga berencana membudidayakan tanaman anggrek di lokasi tersebut. Berbagai jenis tanaman anggrek akan dibudidayakan melalui green house itu. "Saya berharap, dengan adanya taman anggrek ini dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar. Warga sekitar akan dilatih oleh pemkot, bagaimana cara membudidayakan tanaman anggrek tersebut,” tandasnya. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Senin, 23 September 2019 13:14 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. Inna ‘ibaadii laysa laka ‘alayhim sulthaanun wakafaa birabbika wakiilaan“Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...