Minggu, 18 Agustus 2019 23:02

Sepak Terjang Pelaku Begal yang Meresahkan Warga Ngawi, Selalu Pesta Miras Sebelum Beraksi

Rabu, 15 Mei 2019 22:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Sepak Terjang Pelaku Begal yang Meresahkan Warga Ngawi, Selalu Pesta Miras Sebelum Beraksi
Ketiga pelaku begal saat dirilis di Mapolres Ngawi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tiga pelaku begal yang selama ini meresahkan warga Ngawi telah ditangkap. Diketahui, ketiganya merupakan merupakan kumpulan anak punk. Bahkan, salah satu pelaku pernah terlibat dalam kasus yang sama.

Bagaimana modus tersangka selama beraksi membegal korbannya?

Berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka selalu menggelar pesta minuman keras (keras) sebelum melakukan aksinya. Hal tersebut menurut mereka sebagai penambah keberanian saat hendak beroperasi.

Ketiga pelaku begal tersebut memang dikenal sadis terhadap korbannya. Tercatat ada dua korban yang telah mengalami kekerasan sewaktu dibegal kendaraannya. Salah satunya adalah korban bernama Milawati. Ia sempat diseret hingga ditendang mukanya akibat berupaya mempertahankan motornya.

"Sebelum melakukan aksinya, mereka menggelar pesta miras dulu," tutur Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu.

Adapun penangkapan ketiga pelaku dilakukan berbekal olah TKP yang dilakukan. Dari situ, anggota korps baju coklat tersebut mencurigai salah satu pelaku. Akhirnya Putut Handoko Putra (21) warga Desa Jururejo Kec. Ngawi yang diamankan pertama kali.

Dari Putut Handoko Putra, terkuak dua pelaku lainnya yaitu Argif Rudiansyah (20) warga Desa Sekarputih Kec. Widodaren Ngawi dan Abdul Rohim (19) warga Desa Gendingan Kec. Widodaren Ngawi.

Namun, ternyata kedua pelaku telah melarikan diri ke daerah Yogyakarta.

“Ternyata dua pelaku lainnya itu berada di Yogyakarta, Namun terus kita pancing agar balik ke Ngawi. Tepat pukul 07.00 WIB Selasa (14/5) kemarin itu, kita sergap sesaat turun dari bus di wilayah Gendingan,” jelas Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu saat memimpin pers rilis.

Sewaktu dua pelaku yang sedang turun dari bis tersebut mengetahui akan disergap, akhirnya mereka berusaha melarikan diri dengan cara berpencar. Tanggap akan buruannya terlepas, selanjutnya anggota Satreskrim melepaskan timah panas ke bagian kaki pelaku untuk melumpuhkan. 

Selain mengamankan tiga pelaku begal sadis tersebut, polisi juga mengamankan seorang tersangka lain yang diduga sebagai penadah.(nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...