Minggu, 09 Agustus 2020 03:06

FKUB dan MUI Ajak Masyarakat Bojonegoro Hindari People Power

Senin, 13 Mei 2019 18:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
FKUB dan MUI Ajak Masyarakat Bojonegoro Hindari People Power
Ketua FKUB Bojonegoro KH. Alamul Huda.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Seluruh tahapan Pemilu 2019 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah usai. Secara umum Pemilu di Bojonegoro berjalan aman dan lancar hingga tahap akhir, yakni rekapitulasi tingkat kabupaten.

Namun di sela-sela proses rekapitulasi pengihtungan suara tersebut, terdapat saling klaim kemenangan dari dua kubu pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden. Klaim kemenangan tersebut membuat masyarakat bingung sehingga berpotensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan. Bahkan, akhir-akhir ini muncul wacana people power.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, KH. Alamul Huda Mashur, mengimbau semua masyarakat lebih sabar.

Gus Huda sapaan akrabnya, meminta masyarakat tidak terpancing dengan adanya isu people power yang berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa. Menurutnya, people power tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan atau inkonstitusional.

“Perbedaan yang ada pada kita jangan menjadikan perpecahan. Ingat, Indonesia harus tetap utuh dan kuat. People power tidaklah jalan satu-satunya.” kata KH Alamul Huda Senin, (13/05/19).

Gus Huda juga mengajak masyarakaat untuk mempercayakan semua urusan kepada yang berkompenten. Menurutnya people power tidak menjamin keberhasilan. “Mari kita hindari people power. Mari kita jaga kamtibmas untuk bangsa Indonesia dan NKRI. Perbedaan adalah anugerah, perpecahan adalah musibah,” katanya dengan tegas.

Senada juga disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro, KH. Djauhari Hasan. Dia mengajak tokoh agama untuk mengimbau kepada seluruh organisasi kemasyarakatan Islam dan organisasi kepemudaan Islam, dan seluruh masyarakat untuk saling menghormati. "Satukan perbedaan serta menghindari people power," pesannya.

KH. Djauhari Hasan juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan proses tahapan pemilu kepada institusi yang berkompenten, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Mari kita tingkatkan persaudaraan dan ukhuwah, baik ukhuwah islamiah, watoniah dan basariah. Mudah-mudahan bangsa Indonesia senantiasa diridhoi oleh Allah SWT,” katanya menambahkan. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...