Rabu, 21 Agustus 2019 04:22

FKUB dan MUI Ajak Masyarakat Bojonegoro Hindari People Power

Senin, 13 Mei 2019 18:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
FKUB dan MUI Ajak Masyarakat Bojonegoro Hindari People Power
Ketua FKUB Bojonegoro KH. Alamul Huda.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Seluruh tahapan Pemilu 2019 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah usai. Secara umum Pemilu di Bojonegoro berjalan aman dan lancar hingga tahap akhir, yakni rekapitulasi tingkat kabupaten.

Namun di sela-sela proses rekapitulasi pengihtungan suara tersebut, terdapat saling klaim kemenangan dari dua kubu pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden. Klaim kemenangan tersebut membuat masyarakat bingung sehingga berpotensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan. Bahkan, akhir-akhir ini muncul wacana people power.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, KH. Alamul Huda Mashur, mengimbau semua masyarakat lebih sabar.

Gus Huda sapaan akrabnya, meminta masyarakat tidak terpancing dengan adanya isu people power yang berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa. Menurutnya, people power tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan atau inkonstitusional.

“Perbedaan yang ada pada kita jangan menjadikan perpecahan. Ingat, Indonesia harus tetap utuh dan kuat. People power tidaklah jalan satu-satunya.” kata KH Alamul Huda Senin, (13/05/19).

Gus Huda juga mengajak masyarakaat untuk mempercayakan semua urusan kepada yang berkompenten. Menurutnya people power tidak menjamin keberhasilan. “Mari kita hindari people power. Mari kita jaga kamtibmas untuk bangsa Indonesia dan NKRI. Perbedaan adalah anugerah, perpecahan adalah musibah,” katanya dengan tegas.

Senada juga disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro, KH. Djauhari Hasan. Dia mengajak tokoh agama untuk mengimbau kepada seluruh organisasi kemasyarakatan Islam dan organisasi kepemudaan Islam, dan seluruh masyarakat untuk saling menghormati. "Satukan perbedaan serta menghindari people power," pesannya.

KH. Djauhari Hasan juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan proses tahapan pemilu kepada institusi yang berkompenten, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Mari kita tingkatkan persaudaraan dan ukhuwah, baik ukhuwah islamiah, watoniah dan basariah. Mudah-mudahan bangsa Indonesia senantiasa diridhoi oleh Allah SWT,” katanya menambahkan. (nur/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...