Selasa, 23 Juli 2019 03:05

Optimalkan Zakat, Fadeli: Baznas Lamongan Harus Jemput Bola

Senin, 13 Mei 2019 13:41 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Optimalkan Zakat, Fadeli: Baznas Lamongan Harus Jemput Bola
H. Fadeli, Bupati Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan Fadeli menegaskan 99,6 persen penduduk Lamongan adalah muslim. Sehingga untuk mengoptimalkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lamongan tidak terlalu sulit.

“Seharusnya cukup mudah untuk melaksanakan program ini. Namun memang tidak semudah itu para muzakki percaya akan pengelolaan zakat oleh Baznas,” ujar Fadeli di depan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah ulama di Ruang Sasana Nayaka, Senin (13/5).

Menurut Fadeli, pengelolaan program Baznas harus transparan dan dapat dikontrol penggunaanya dan jelas penyalurannya. "Pengelolanya harus jelas dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar Fadeli

Dia berharap BAZ Lamongan melakukan jemput bola kepada para muzakki dengan memberikan penjelasan terkait zakat, bagaimana cara menghitungnya, dan akan disalurkan untuk apa. "Ini agar menumbuhkan kepercayaan mereka terhadap Baznas," sarannya.

Selain itu, dia juga meminta bantuan kepada MUI dan para kyai untuk membuat panduan khutbah terkait zakat dan diedarkan ke masjid-masjid.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan KH. Abdul Aziz Choiri dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) KH. Abdussalam.

Sementara KH Abdul Aziz Choiri menjelaskan dalam Al-Quran ada perintah untuk mengambil dan mengorganisir pengelolaan zakat.

“Kita perlu menumbuhkan kesadaran setiap muslim untuk mau mengeluarkan zakat. Karena berzakat itu akan membersihkan dan mensucikan harta dan jiwa kita,” kata dia.

Di sisi lain, Ketua MUI menyarankan agar Baznas memiliki basis data calon muzakki untuk masyarakat umum. Karena menurutnya, berbeda dengan ASN yang bisa didata melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

KH. Abdul Azis Choiri mengingatkan bahwa harta yang bersih akan barokah. “Jika ada orang yang sakit, sudah berobat ke dokter namun belum sembuh juga, bisa jadi hartanya belum bersih dari hak-hak orang lain berupa zakat,” katanya. (qom/dur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...