Minggu, 09 Agustus 2020 03:09

Forwas Selenggarakan Diskusi soal Tangkal Hoax di Era Industri 4.0

Rabu, 24 April 2019 12:56 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Catur Andi Herlambang
Forwas Selenggarakan Diskusi soal Tangkal Hoax di  Era Industri 4.0
Para narasumber yang hadir di acara diskusi Tolak Hoax di Era Industri 4.0, Rabu (24/4/2019).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sebuah diskusi menarik digelar oleh Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) di Fave Hotel. Temanya Tangkal Hoax di Era Industri 4.0. Tiga narasumber top dihadirkan dalam seminar yang sekaligus dirangkai dengan pelantikan pengurus Forwas periode 2019-2021 ini. Yakni Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Dosen Umsida Surya Winata, dan GM Telkom Sidoarjo, Putra Dewanto.

Putra Dewanto mengawali diskusi. Dirinya mengupas tentang apa itu hoax dan bagaimana fenomena tersebut saat ini berlangsung. "Hoax itu berita bohong," katanya. Motifnya beragam. Antara lain, kepentingan politik, kepentingan ekonomi dan sentimen sosial (sara).

Penyebarnya biasanya punya karakter khusus. Seperti, bangga menjadi yang pertama menyebar. Selain itu, pelaku biasanya suka berbagi namun malas membaca, gemar cari sensasi, sehingga tidak tahu itu hoax.

"Nah, pembaca cenderung percaya karena info tersebut mudah dicerna. Info mendukung keyakinannya. Sekarang buatnya serba mudah. Aplikasi semakin mudah dan cerdas. Bahan mudah didapat, seperti cloud, big data, medsos, dan autentik," tuturnya.

"Orang cari fotonya Kapolres gampang, di internet banyak," kata Putra. Apalagi, jika tahu ilmu komunikasi dan ilmu propaganda. Sharenya pun dipermudah dengan akses internet.

"Industri 4.0 pun sangat mendukung. Ada artifisial intelegensi, infrastruktur digital, cloud computing, internet of thing, dan ada big data. Saat ini hampir semua manusia terhubung dengan internet," ujarnya.

"Solusinya, bisa saring sebelum sharing. Pada surah Hujurat ayat 6 juga kita diperintahkan memeriksa. Dicek benar atau tidak, bermanfaat atau tidak. Kalau benar dan bermanfaat, tinjau lagi kapan waktu sebarnya," katanya.

Ia mengimbau masyarakat melapor ke aduankonten.id jika menemukan hoax. "Ada pula aplikasi hoax buster tool di Google Playstore. Ada menu lapor, cek video, cek gambar," tukasnya.

Senada, Surya Winata dari Umsida juga tak kalah detail membahas tentang hoax. "Hoaks itu cirinya provokatif, bias, sumber tidak jelas, dan biasanya ada perintah untuk bantu viralkan," kata Winata.

Menurutnya, hoax tidak menyasar satu kelompok saja, tapi semua pihak, dari atas sampai bawah.

Ia menjelaskan dua tipe orang terkait hoax. Pertama, milenial muda dan kedua adalah senior milenial. "Milenial muda jarang sharing. Mereka lebih paham tentang hoax dan biasanya kroscek. Sedangkan, senior milenial biasanya share dulu jika mereka merasa sepertinya benar. Walaupun belum dikroscek. Hasil surveinya begitu. Solusinya, selau waspada dan selalu cek sumber," terangnya. 

Sementara Kombespol Zain, dalam diskusi itu menyebut bahwa pelaku hoax memiliki kepuasan apabila menjadi penyebar pertama kali. "Padahal yang pertama menyebarkan itu yang jadi tersangka," kata Zain.

Saat ini polisi jadi bemper terakhir untuk penegakan hoax ini. "Sidoarjo ada Delta Sap. Siapa pun bisa melapor 24 jam dan direspons. Tidak perlu datang ke polres langsung," kata Zain. (cat/dur)

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho foto bersama wartawan Forwas usai acara diskusi

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...