Komisioner KPU Gresik Makmun ketika monitoring distribusi logistik Pemilu 2019. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - H-1 menjelang pemilihan umum (Pemilu), KPU Gresik melakukan monitoring pendistribusian logistik pemilu di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Selasa (16/4).
Komisioner KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas, Makmun menyatakan, bahwa monitoring dilakukan guna memastikan kebutuhan logistik pemilu 2019 terpenuhi, sehingga pelaksanaan pemilu berjalan dengan tertib, aman dan lancar. "Sengaja kami lakukan monitoring pendistribusian logistik, guna memastikan kebutuhan logistik terpenuhi, apalagi jumlah TPS di Desa Suci Manyar sangat besar," ujar Makmun
BACA JUGA:
- Audiensi Dugaan Korupsi KPU Gresik dengan Kejaksaan, Genpatra Siap Beri Data Tambahan
- Pindah ke Kejati Kalsel, Nana Riana Wariskan Perkara Korupsi Pilkada Gresik
- DPC Alumni GMNI Gresik Dukung Langkah Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024
- Kejari Gresik Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada 2024
Makmun menandaskan di Desa Suci ada 43 TPS, sehingga KPU harus memantau dan memastikan kebutuhan logistik aman. "Ada 43 TPS yang menyebar di wilayah Desa Suci dan itu merupakan salah satu TPS terbesar di Kabupaten Gresik. Oleh karenanya, kami kawal betul perkembangannya," terangnya.
Sementara Ketua PPS Desa Suci, Zainudin menyatakan, logistik yang dibutuhkan kurang lebih 215 kotak suara yang dikirim oleh PPK Kecamatan Manyar dan berjalan dengan aman dan lancar. "Alhamdulillah pendistribusian logistik di Desa Suci sudah terpenuhi. Semoga pemilu besok (Rabu, red) berjalan dengan lancar dan aman," harapnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




