Rabu, 12 Agustus 2020 05:41

Diduga Serobot Lahan untuk Pembangunan Bandara Trunojoyo, Kadishub Sumenep Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 16 April 2019 12:12 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
Diduga Serobot Lahan untuk Pembangunan Bandara Trunojoyo, Kadishub Sumenep Dilaporkan ke Polisi
Subiyakto S.H, saat laporan polisi didampingi kuasa hukumnya, Selamet Riady, S.H.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Subiyakto, pemilik lahan yang digunakan Bandara Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, memenuhi janjinya melapor ke kepolisian terkait kasus dugaan penyerobotan tanah. Ia melapor Senin (15/4) kemarin berdasarkan Surat Tanda Bukti Lapor (STPL) dari Polisi Resort (Polres) Sumenep bernomor STPL/45/IV/2019/Jatim/RES SMP.

Didampingi pengacara asal Surabaya, Selamet Riyadi, S.H., ia melaporkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Sustono, dengan dugaan telah menyerobot tanah miliknya.

Sebelumnya, dikatakan Subiyakto, ia memiliki dua bidang tanah dengan luas 4.227 m2 dan luas 3937m2 yang terletak di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep. Tanah itu sudah disahkan oleh gubernur, dan telah ditetapkan masuk pada pembebasan lahan Bandara Trunojoyo, bahkan telah ada penetapan Penentuan Lokasi (Penlok) yang disahkan oleh Gubernur. 

Namun, lanjut Subiyakto, tanah tersebut diajukan kembali dan diukur oleh Dishub Sumenep atas nama pemohon Sustono alamat Jl. Adirasa No. 23 Perum Bumi Sumekar Kecamatan Kota Sumenep yang notabene sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sumenep. Permohonan tanah tersebut menggunakan uang negara, sementara tanah tersebut belum ada pelepasan hak atas.

“Ini juga membuktikan bahwa jelas ada indikasi kerugian Negara, serta juga usaha penyerobotan atas tanah yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Toh, saya sebagai pemiliknya tidak pernah merasa meminta tanah milik saya untuk diukur. Nah ada apa gerangan? Tanah saya kok diukur tanpa sepengetahuan saya sebagai pemiliknya. Ini sama artinya dengan perampokan yang bermotif mafia atas hak milik orang lain,” ungkap Subiyakto.

Terkait hal ini, Kepala Dishub Sumenep Subiyakto enggan memberikan keterangan saat dikonfirmasi. "Kalau itu langsung kepada Kabid saya, itu kan teknisnya," katanya saat dihubungi via telepon.

Sebelumnya, pejabat PPTK Agus Sulistiono kepada wartawan mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Subiyakto, jika akan menempuh jalur hukum. “Terkait persoalan lahan tanah yang peruntukannya untuk pembebasan Lapangan Terbang, kami serahkan kepada Subiyakto maunya apa. Jika merasa dirugikan, silakan tempuh jalur hukum seperti yang diinginkan selama ini,” terang Agus. (aln/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...