Minggu, 19 Januari 2020 00:43

Tolak Golput, PWNU Jatim Imbau Nahdliyin Pakai Baju Putih ke TPS

Senin, 15 April 2019 22:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Tolak Golput, PWNU Jatim Imbau Nahdliyin Pakai Baju Putih ke TPS
Pengurus PWNU Jatim menggelar jumpa pers untuk mengimbau warga NU menggunakan hak pilih pada Pemilu 17 April. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengimbau Nahdliyyin menggunakan hak suara pada Pemilu, Rabu 17 April mendatang. Imbauan itu disampaikan KH. Abdussalam Sochib, Wakil Ketua PWNU Jatim.

Pria yang akrab disapa Gus Salam itu juga mengimbau Nahdliyin agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan mengenakan baju putih. Sebab, baju putih melambangkan hati yang bersih. Dengan begitu, pemimpin yang dipilih pun adalah pemimpin yang baik.

"Warga NU jangan golput, datang lah ke TPS dengan berbaju putih bersama keluarga. Jadikan pemilu ini ajang suka cita dalam memilih pemimpin," tutur Gus Salam, di kantor PWNU Jatim, Senin (15/4).

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang ini meminta warga NU bersama pengurus NU di semua tingkatan agar melaksanakan Lailatul Ijtima pada Selasa (16/4). Lailatul Ijtima dilaksanakan di mushola, masjid, pesantren, dan kantor-kantor NU.

Gus Salam melanjutkan, pada hari H Pemilu tanggal 17 April 2019, Pengurus PWNU Jatim menginstruksikan warga NU agar melaksanakan salat Subuh berjamaah dan istighotsah. Hal itu dilakukan untuk mendoakan kesuksesan Pemilu 2019.

"Setelah salat Subuh tentunya warga NU berangkat ke TPS untuk melaksanakan hak pilihnya. Ajak keluarga dan tetangga, jangan golput," tandas Gus Salam.

Sementara itu, Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Jatim, KH. Agoes Ali Masyhuri mengajak seluruh warga negara Indonesia, khususnya warga Jatim agar menyukseskan Pemilu 2019. Pengasuh Pondok Pesantren Bhumi Sholawat, Sidoarjo ini mengingatkan agar semua pihak menjunjung asas pemilu yang bersih, jujur dan adil.

Ajakan itu disampaikan tokoh NU yang akrab disapa Gus Ali kepada pengguna hak pilih maupun penyelenggara Pemilu. Baik itu KPU dan jajaran KPPS. Maupun Bawaslu, DKPP serta Sentra Gakkumdu. Sebab dengan Pemilu yang jurdil, maka dihasilkan demokrasi yang bermartabat.

"Politik uang dan segala bentuk kecurangan harus ditolak. Karena itu semua akan merusak demokrasi dan menimbulkan cacat legitimasi bagi kepemimpinan ke depan," pungkas pria yang juga Dewan Penasehat GP Ansor Jatim ini. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...