Minggu, 25 Agustus 2019 00:10

Polres Gresik Bekuk 36 Pelaku dalam 18 Kasus Kejahatan

Senin, 15 April 2019 12:07 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Polres Gresik Bekuk 36 Pelaku dalam 18 Kasus Kejahatan
Kapolres Gresik Wahyu S. Bintoro didampingi Wabup Moh. Qosim dan Dandim 0817 Letkol Inf. Budi Handoko saat mengekpos tersangka. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Polres Gresik berhasil membekuk 36 pelaku kejahatan yang terlibat dalam 18 kasus kejahatan. Di antaranya mulai pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, dan curbis atau pencurian biasa.

Dari 18 kasus yang diungkap, ada beberapa yang menonjol, yaitu pencurian handphone, curas yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD), dan curat bobol rumah. Hal ini disampaikan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro saat mengekapos kasus tersebut di Mako Polres Gresik, Senin (15/4).

Didampingi Wabup Moh. Qosim dan Dandim 0817 Letkol Inf. Budi Handoko, Kapolres menyatakan, 18 kasus itu dibongkar Polres terhitung mulai Januari-Maret 2019. Rinciannya, curas 4 kasus dengan 11 tersangka, curat 9 kasus dengan 20 tersangka, curbis 1 kasus dengan 1 tersangka, dan curanmor 3 kasus dengan 4 tersangka.

Ada salah satu kasus pembobolan rumah, yang mana pelaku berhasil membawa uang Rp 105 juta. "Pelaku berhasil masuk rumah korban saat tidur. Pelaku juga berhasil membawa 3 unit handphone milik korban," terangnya

Selain pembobolan rumah, juga diungkap pembobolan bengkel Bubut AS di Jalan Raya Leran Manyar. Pelakunya adalah ASR warga Bungah, MEB warga Bungah, ZA warga Manyar, HRN warga Kapten Darmosugondo Kebomas, AS warga Bungah, GN warga Bungah, MRN warga Manyar, dan HSN warga Manyar.

Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) 1 unit mesin colter RRT Shanghai T806 A, 1 mesin poles DTM 1 pha, 1 unit kepala poles DTM diameter 45-60 mm, dan sejumlah BB lain.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus perampasan di wilayah Ujungpangkah disertai pemerkosaan terhadap korban. Dalam kasus ini, barang bukti yang diamankan di antaranya, sepucuk senjata api, 2 butir proyektil hampa aktif, 1 proyektil sudah ditembakkan, 7 unit sepeda motor, 10 unit Hp, dan uang tunai Rp 1.071.000.

"Kami juga amankan 11 potong pakaian laki-laki dan perempuan, 3 lembar KTP, kompresor kulkas, 2 buah sabet, dan 3 unit ATM," pungkasnya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...