Kamis, 28 Mei 2020 21:51

INFID Gelar Sarasehan Kerja Layak untuk Anak Muda dan Perempuan di Tuban

Rabu, 03 April 2019 20:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
INFID Gelar Sarasehan Kerja Layak untuk Anak Muda dan Perempuan di Tuban
Para peserta sarasehan mendengarkan paparan dari narasumber.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menggelar sarasehan mendorong kerja layak untuk anak muda dan perempuan di Kabupaten Tuban. Total ada 65 orang terdiri dari kaum perempuan dan para pemuda yang mengikuti sarasehan tersebut, Rabu (3/4).

Ketua Panitia Dra. Hj. Dwi Herningtias Riana mengatakan, sarasehan ini merupakan upaya INFID dalam rangka pencapaian Sustainanble Development Goals (SDGs) dan penurunan ketimpangan. Melalui kegiatan ini diharapkan mengurangi kemiskinan, pembangun berkelanjutan yang merata, mata pencaharian dan pekerjaan yang layak.

Selain itu, para anak muda dan kaum perempuan ini juga diharapkan bisa mendapatkan akses merata keada pelayanan dan jaminan sosial. Bahkan, bisa berkelanjutan lingkungan dan mempertinggi ketahanan terhadap bencana.

"Melalui sarasehan ini agar pemerintah juga meningkatkan kulitasnya dan akses merata kepada keadilan bagi semua orang," ujarnya

Perempuan yang juga Dosen Perguruan Tinggi Universitas Terbuka (UT) Tuban ini juga mengajak anak muda dan kaum perempuan di bumi wali agar belajar internet. Sebab, saat ini hampir semua lini pemasaran menggunakan online. 

"Pelajari teknologi terbaru saat ini untuk mengembangkan usaha kita. Jika perlu menciptakan pekerjaan dengan berbasis online. Karena saat ini yang face to face sudah mulai berkurang. Jadi melek teknologi hukumnya wajib," pesan Nana sapaan akrabnya.

Sementara itu, Siti Istianah sebagai Pemateri dari Forum Mothercare Kabupaten Tuban mengungkapkan, setelah mengikuti kegiatan ini masyarakat perlu memahami tentang revolusi industri 4.0. Menurut ia, kaum muda atau generasi milenial harus menyiapkan diri dengan meningkatkan skill, sehingga tidak tertinggal dengan perkembangan zaman. 

"Sebaiknya pemerintah dan pelaku industri di Tuban ini perlu melakukan pelatihan vokasi yang match dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai industri di Kabupaten Tuban," tandas aktivis perempuan ini.

Istianah yang juga direktur Forum Mothercare berharap, pemerintah kabupaten hadir dengan berinvestasi menyiapkan SDM dengan mengalokasikan 2,5 persen anggaran. Tujuannya, untuk pendidikan vokasi dan adanya kerja sama antara dunia industri, pemerintah dan lembaga pendidikan untuk menyiapkan SDM.

"Memang penting dan butuh dukungan dari pemerintah untuk menghadapi industri 4.0," pungkasnya. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...